Uni Eropa Tak Lagi Pakai Minyak dan Gas Rusia di 2027

Uni Eropa Tak Lagi Pakai Minyak dan Gas Rusia di 2027
Ilustrasi Migas. shutterstock.com
EKONOMI | 26 April 2022 17:08 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Uni Eropa menargetkan untuk mengurangi ketergantungannya pada minyak dan gas Rusia hingga dua pertiga pada akhir tahun dan menjadi nol pada akhir 2027.

Komisioner Ekonomi Uni Eropa, Paolo Gentiloni mengatakan kepada harian Il Messaggero dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada Selasa (26/4).

Gentiloni juga mengatakan Uni Eropa akan memangkas perkiraan pertumbuhannya untuk 2022 dari target sebelumnya sebesar 4,0 persen, dengan Uni Eropa akan merilis Perkiraan Musim Semi pada 16 Mei.

Dana Moneter Internasional (IMF) pekan lalu telah menurunkan perkiraan pertumbuhan zona euro untuk 2022 menjadi 2,8 persen dari 3,9 persen sebagai konsekuensi dari perang antara Ukraina dan Rusia.

Tetapi Gentiloni mengatakan terlalu dini untuk mengatakan apakah perlambatan akan menyebabkan stagnasi, dengan mengutip "beberapa faktor positif yang diwarisi dari paruh kedua 2021" seperti tingkat pengangguran yang sangat rendah dan penumpukan tabungan yang sangat tinggi.

"Risiko stagnasi juga akan sangat bergantung pada durasi perang," tambahnya. (mdk/idr)

Baca juga:
Menlu Rusia: Jangan Anggap Remeh Risiko Perang Nuklir di Ukraina
Putin Tuduh Barat Berencana Bunuh Jurnalis TV Rusia Tapi Berhasil Digagalkan
Rusia Umumkan Gencatan Senjata di Mariupol Ukraina
Cegah Kiriman Senjata ke Ukraina, Rusia Bom Rel Kereta
Daftar Negara dengan Anggaran Militer Terbesar di Dunia, Cetak Rekor di Saat Pandemi
Beredar Video Diduga Pasukan Ukraina Serukan Pembunuhan Anak-Anak di Donbas

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami