Unit Usaha Syariah BTN Catatkan Pertumbuhan Double Digit di Tengah Pandemi

Unit Usaha Syariah BTN Catatkan Pertumbuhan Double Digit di Tengah Pandemi
Rupiah. ©2013 Merdeka.com
EKONOMI | 4 April 2021 18:00 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Unit Usaha Syariah (UUS) milik PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tetap mencatatkan pertumbuhan double digit kendati berada di bawah tekanan pandemi. Pembiayaan UUS BTN tersebut tercatat tumbuh hingga 12,6 persen per Februari 2021.

Direktur Consumer & Commercial Banking Bank BTN Hirwandi Gafar menuturkan, saat ini, bisnis Kredit Pemilikan Rumah (KPR) khususnya di segmen syariah masih sangat kuat. Menyusul adanya berbagai stimulus pemerintah serta mendesaknya kebutuhan akan rumah di tengah pandemi.

"Pertumbuhan kami di kota-kota satelit pun menunjukkan peningkatan, sehingga kami optimistis hingga akhir tahun nanti pertumbuhan pembiayaan BTN Syariah akan tetap di posisi double digit," kata Hirwandi di Jakarta, Minggu (4/4).

Kepala Divisi Sharia Bank BTN Alex Sofyan Noor menambahkan, hingga akhir 2020, KPR Syariah terbukti tahan banting di tengah pandemi Covid-19. Catatan keuangan BTN Syariah menunjukkan pembiayaan unit syariah tersebut naik hingga 13,1 persen dari 2019.

Alex melanjutkan, tahun ini BTN Syariah meyakini dapat mempertahankan pertumbuhan di level double digit. Keyakinan tersebut sejalan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi pada 2021 yang dipercaya dapat menyentuh level 4,5 persen.

"Adanya berbagai stimulus pemerintah di segmen perumahan juga kami percaya akan terus menyuburkan bisnis perumahan nasional. Apalagi vaksin terus berjalan lancar," ucap dia menekankan. (mdk/azz)

Baca juga:
BTN Imbau Nasabah Segera Ganti Kartu ATM ke Teknologi Chip, Paling Lambat 7 Juni 2021
BTN Siap Salurkan Pembiayaan ke Perumahan Ramah Lingkungan
Eks Dirut BTN Maryono Hadapi Dakwaan Kasus Gratifikasi
Mantan Dirut BTN Didakwa Rugikan Negara Rp279 Miliar
BTN Siapkan Skema KPR untuk Masyarakat Berpenghasilan di Bawah Rp 4 Juta/Bulan
Suku Bunga KPR Bank BTN Terus Turun Selama Pandemi Covid-19

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami