Untung Rugi Investasi Asing Bagi Indonesia

Untung Rugi Investasi Asing Bagi Indonesia
UANG | 24 November 2020 17:53 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Investasi asing bak pisau bermata dua. Satu sisi membawa keuntungan, sisi lain sebagai ancaman bagi pengusaha domestik.

Wakil Ketua Komite Tetap Pengembangan Infrastruktur Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Dandung Sri Harninto menilai keuntungan adanya investasi asing membuat pembangunan infrastruktur tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran APBN atau APBD. Modal asing ini bisa menggerakkan usaha sekaligus menambah pundi pajak negara dari aktivitas ekonomi yang dilakukan pengusaha.

"Ini kabar menyenangkan, dengan adanya ini dengan terbatas APBN dan APBD ini baik," kata Dandung dalam Presscon Pembukaan Konstruksi Indonesia 2020 secara virtual, Jakarta, Selasa (24/11).

Kehadiran investasi asing juga membuka peluang hadirnya teknologi baru dari luar negeri. Dandung menyebut banyak perusahaan berbasis teknologi besar yang memang berminat menanamkan modalnya di Indonesia.

"Banyak perusahaan big tech berminat investasi di Indonesia. Ini investasi dan teknologi yang kita memang membutuhkan," kata dia.

Namun di sisi lain, kehadiran investasi asing sebenarnya bisa menjadi ancaman bagi pengusaha domestik. Lantaran dalam proyek investasi tidak sedikit pembangunan dilakukan dengan membawa produk asal negara investor.

"Investasi yang masuk ini mensyaratkan menggunakan produk mereka sendiri," kata dia.

Akibatnya produk dalam negeri tidak dipakai dan pengusaha dalam negeri tidak memiliki pasarnya di negeri sendiri. Untuk itu dia menyarankan pemerintah mewajibkan proyek yang didanai APBN atau APBD tetap menggunakan produk dalam negeri.

Dalam aturan yang ada, pemerintah tidak mewajibkan pemenang tender proyek pembangunan yang didanai negara, menggunakan produk dalam negeri. Regulasi hanya sekadar menyarankan menggunakan produk milik pengusaha Indonesia.

"Karena aturannya tidak wajib hanya disarankan dan kontraktor kan mencari harga termurah. Jadi kepentingan jangka panjangnya tidak masuk," kata dia.

Dia berharap dampak buruk investasi bisa diselesaikan. Agar masuknya investasi tidak mengganggu industri dalam negeri.

"Jadi harus dipikirkan bagaimana investasi asing masuk dan industri dalam negeri tetap bangkit," harapnya. (mdk/noe)

Baca juga:
Sederet Upaya Pemerintah Jokowi Tingkatkan Daya Tarik Investasi EBT
Produsen Pipa Plastik Belanda Tanam Investasi Rp1,7 Triliun di KIT Batang
Bos BKPM Beberkan Penyebab Tingginya Realisasi Investasi Luar Jawa
Oleh-oleh Bos BKPM: Perusahaan Rempah Belanda Kembangkan Industri Pala di Papua
Lembaga Pengelola Investasi Dapat Dana USD 2 Miliar dari Perusahaan Pembiayaan AS

TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami