Usai Lebaran, Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umroh

UANG | 10 Mei 2019 12:24 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Pemerintah akan memindahkan pemberangkatan haji dan umroh untuk Jawa Barat bagian Timur seperti Majalengka, Subang, Indramayu, Cirebon Tasikmalaya dan Ciamis dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandara Kertajati usai Lebaran.

Rencana tersebut dibahas melalui rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Agama Lukman Hakim.

"Kita bahas haji dan umroh melalui Kertajati sudah diputuskan semua haji dan umroh untuk Jawa Barat bagian timur jadi itu ada Majalengka, ada Subang, Indramayu, Cirebon, Tasik, Ciamis. Itu ke sana nanti asrama haji ada di Hotel Cirebon," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kantor Menko Maritim, Jakarta, Jumat (10/5).

Pemindahan pemberangkatan tersebut, diharapkan mampu mengurangi kepadatan penumpang haji dan umroh yang selama ini terjadi di Bandara Soekarno-Hatta. "Perjalanannya itu dari Kertajati. Nah diharapkan itu bisa mengurangi kepadatan yang ada di Soekarno-Hatta," jelas Budi.

Dia memperkirakan akan ada sebanyak 20 kloter akan diterbangkan dari Bandara Kertajati tahun ini. Untuk tahun ini, Kira-kira ada 4.000 jemaah haji yang akan berangkat dari Bandara Kertajati.

"20 flight, 20 kloter mulai tahun ini kira-kira kalau 20 kali 20 kira-kira 4000 jemaah haji tahun ini. 4.000 jemaah haji dan nantinya umroh juga. Umroh di Jabar itu 1 juta katakanlah, bagian barat itu 500.000 ya katakanlah satu tahun ya 500.000," tandasnya.

Baca juga:
Menhub Budi Pastikan Bandara New Yogyakarta Tidak Akan Sepi
Bos Bappenas: Kertajati Akan Jadi Bandara Potensial
Menhub Budi Yakin Bandara Kertajati Akan Ramai 5 Tahun Lagi
Pembelaan TKN saat Bandara Kertajati Dikritik Wapres JK
Sejarah Panjang dan Alasan Sepinya Bandara Kertajati
Sudah Dibangun, 4 Proyek Infrastruktur Dikritisi Wapres Jusuf Kalla

(mdk/azz)