Utang PLN Sudah Turun, Tersisa Rp430 Triliun

Utang PLN Sudah Turun, Tersisa Rp430 Triliun
PLN. ©2021 Merdeka.com
EKONOMI | 26 Januari 2022 17:49 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengatakan, pihaknya telah bekerja keras selama setahun lalu agar bisa mengurangi nilai utang hingga sebesar Rp32 triliun. Saat ini, utang PLN sebesar Rp430 triliun, menurun dibanding total utang pada 2021 sebesar Rp 450 triliun.

"Jadi di sini walaupun kondisi Covid-19 kami mengelola utang dengan baik, sehingga interest bearing debt kami di awal tahun ini turun dari Rp450 triliun jadi sekitar Rp 430 triliun," ujarnya dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VII DPR RI, Rabu (26/1).

Kendati begitu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tetap meminta agar PLN mengurangi belanja modal atau capital expenditure (capex) pada 2022 ini.

Darmawan mengatakan, PLN melalui anak usaha PT Indonesia Power (IP) tengah mengembangkan rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL) baru, sehingga membutuhkan modal besar.

Namun, dia memastikan PLN akan berkolaborasi dengan stakeholder terkait, baik dari sisi kebijakan, teknis, bisnis, hingga operasional, guna memastikan keberlanjutan bisnis dari program tersebut.

"Arahan dari Kementerian BUMN, bahwa selanjutnya capex kami bisa diturunkan. Tetapi di tengah RUPTL yang baru menekankan pengembangan IP. Tentu saja kami menekankan PLN berkolaborasi," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Dirut PLN Soal Kenaikan Tarif Listrik 2022: Monggo Saja, Kami Laksanakan Keputusan
Dirut PLN Soal Subholding: PLN Harus Berubah, Lebih Lincah dan Trengginas
Imbas Longsor Sumsel, 568 Gardu Listrik di Bengkulu Padam Total Sejak Kemarin
Strategi PLN Jelang Implementasi Aturan Nilai Ekonomi Karbon
Membandingkan Listrik Prabayar dan Pascabayar, Lebih Menguntungkan Mana?
Berdagang Sayur dengan Gerobak Motor Listrik

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami