Vale Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Beli 20 Persen Saham Perusahaan

UANG | 7 Februari 2019 17:42 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Vale Indonesia Tbk masih menunggu jawaban pemerintah terkait tawaran kepemilikan 20 persen saham yang akan dilepas perusahaan. Hal ini untuk memenuhi ketentuan‎ Peraturan Pemerintah Nomor 77 Tahun 2014, yang merupakan turunan dari Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang mineral dan batubara (minerba).

Presiden Direktur Vale, Nicolas Kanter mengatakan, Vale telah melakukan penawaran 20 persen saham ke Pemerintah Indonesia, saat ini pihaknya sedang menunggu jawaban pemerintah terkait minat untuk memiliki saham tersebut.

"Pemerintah sih belum ya. Tapi kita mau niat baik kita itu disambut baik‎," kata Nico, di Kantor Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESD), Jakarta, Kamis (7/2).

Menurut Nico, jawaban dari pemerintah akan menentukan tahapan proses pelepasa‎n saham ke depannya, seperti menentukan besaran nilai 20 persen saham yang akan dilepas. Vale pun akan terbuka dengan keputusan pemerintah.

"Ya belum lah (pelepasan saham). Kan ini penunjukan final juga belum," tuturnya.

Nico mengungkapkan, pelepasan saham memang bisa dilakukan dengan mekanisme right issue, namun hal tersebut menjadi pilihan terahir dalam ‎proses pelepasan saham. Perusahaan pun belum memiliki rencana untuk melepas saham dengan instrument tersebut.

"Nantilah. Paling bagus mah kan uangnya tetap di negara kan. Tapi jangan diintrepetasikan macam -macam,"‎ tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Vale Resmi Tawarkan 20 Persen Saham ke Pemerintah Jokowi-JK
Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Batu Bara di Febuari Sebesar USD 91,80 per Ton
Usai Divestasi Saham Freeport, Aset Inalum Melesat Jadi Rp 162 Triliun
Antam Target Produksi Feronikel Naik 23 Persen di 2019
Holding BUMN Tambang Bakal Bangun 4 Proyek Hilirisasi di 2019, Ini Rinciannya
Soal Royalti Minerba, Kadin Harap Pemerintah Pertimbangkan Iklim Investasi

(mdk/idr)