Wajib Pajak Bisa Dapat Insentif Secara Online, Begini Caranya

Wajib Pajak Bisa Dapat Insentif Secara Online, Begini Caranya
UANG | 6 April 2020 13:02 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan memberikan ruang insentif pajak untuk membantu mengurangi dampak ekonomi wabah Covid-19 yang dapat dimanfaatkan oleh wajib pajak (WP). Nantinya WP cukup menyampaikan pemberitahuan atau permohonan secara online melalui www.pajak.go.id.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Hestu Yoga Saksama menjelaskan, ada beberapa langkah-langkah yang dilakukan oleh WP untuk menyampaikan permohonan secara online. Pertama, WP harus mengunjungi situs web www.pajak.go.id dan klik tombol 'login' di pojok kanan atas, setelah itu masukkan NPWP dan password.

Langkah selanjutnya WP dapat memilih tab layanan dan klik pada icon KSWP. Setelah itu scroll ke bawah dan pada bagian 'Profil Pemenuhan Kewajiban Saya', pilih jenis insentif yang ingin dimanfaatkan.

"Untuk melaksanakan pemberian insentif tersebut maka Direktorat Jenderal Pajak menentukan klasifikasi lapangan usaha wajib pajak berdasarkan SPT tahun pajak 2018 yaitu mengikuti KLU yang dicantumkan oleh wajib pajak pada SPT tersebut," kata Hestu dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (6/4).

Apabila wajib pajak tidak mengisi KLU pada SPT dimaksud maka KLU wajib pajak ditentukan berdasarkan data KLU terakhir yang ada pada database (masterfile) Direktorat Jenderal Pajak.

Jika KLU yang sebenarnya berbeda dengan KLU yang tercantum pada SPT 2018, maka wajib pajak dapat melakukan pembetulan KLU dengan cara pembetulan SPT. Apabila terhadap SPT 2018 sedang atau telah dilakukan pemeriksaan sehingga tidak dapat dilakukan pembetulan, maka wajib pajak dapat melakukan permintaan perubahan data agar data KLU pada database DJP sesuai dengan kode KLU yang sebenarnya.

1 dari 1 halaman

Pihaknya juga mengimbau wajib pajak yang bergerak di bidang usaha yang berhak mendapatkan insentif pajak sesuai PMK-23/2020 namun belum menyampaikan SPT 2018 untuk segera menyampaikan SPT 2018 dengan mencantumkan KLU yang sesuai dengan kondisi yang sebenarnya agar dapat memanfaatkan insentif pajak tersebut.

"Bagi wajib pajak yang baru terdaftar setelah 1 Januari 2019, kode KLU yang digunakan adalah kode KLU sebagaimana tercantum pada Surat Keterangan Terdaftar yang dikeluarkan oleh KPP tempat wajib pajak terdaftar," tandasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
PSI Usul Pemerintah Beri Insentif Agar Swasta Ikut Bantu Atasi Covid-19
Pemerintah Turunkan Bertahap Pajak Perusahaan Hingga 20 Persen di 2022
10 Kebijakan Sri Mulyani untuk Percepatan Penangan Covid-19, Pungut Pajak Netflix
Genjot Pendapatan Saat Corona, Pemerintah Kejar Pajak Netflix Hingga Zoom
Imbas Virus Corona, Sri Mulyani Prediksi Penerimaan Negara Turun 10 Persen
Per Hari Ini, Baru 8,75 Juta Wajib Pajak Lapor SPT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami