Wamen BUMN: Ahok Belum Tentu Jadi Dirut

UANG | 13 November 2019 19:39 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Basuki Tjahaja Purnama (BTP) menjadi sorotan karena dipanggil Menteri Badan usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Spekulasi pun bermunculan bahwa pria yang akrab disapa Ahok itu akan menjadi direktur utama sebuah perseroan.

Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin membenarkan bahwa Erick Thohir dan Ahok membahas isu BUMN. Dia pun menyebut memang ada penugasan bagi Ahok.

"Betul memang Pak Ahok dipanggil Pak Erick mereka berbicara mengenai BUMN. Rencananya memang ada tugas yang diberikan ke beliau (Ahok)," ujar Budi pada Rakornas 2019 di Sentul, Jawa Barat, Rabu (13/11).

Mantan Direktur Utama (dirut) Inalum itu belum mau menjawab sektor mana yang akan Ahok pimpin atau kapan jadwal pengumumannya, namun dia menyebut Ahok belum tentu menjadi dirut.

"Membantu BUMN kan banyak tempatnya, kan enggak hanya dalam posisi sebagai dirut," ucap Budi.

1 dari 2 halaman

Alasan Ahok Masuk BUMN

Secara pribadi, Budi menyebut Ahok merupakan salah satu putra terbaik bangsa. Dia pun percaya Ahok layak diberikan kesempatan.

Ketika ditanya apakah penunjukan Ahok atas permintaan Presiden Joko Widodo, Budi berkata sang presiden memang menginginkan putra-putri terbaik bangsa untuk meningkatkan performa ekosistem BUMN.

"Kita membutuhkan banyak talent-talent, putra-putri terbaik bangsa untuk bisa bergabung dengan BUMN (untuk) menjalankan amanah presiden yang disampaikan oleh Pak Menteri," ujar Budi.

2 dari 2 halaman

Sentimen Positif pada Investor

Arya percaya kehadiran Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberi sentimen positif pada investor. Sebab, kredibilitas kinerja Ahok dinilai baik.

Arya menilai, saat menjabat Gubernur DKI, Ahok memiliki rekam jejak pengelolaan keuangan yang baik. Transparansi menjadi perhatian utama Ahok dalam mengelola anggaran.

"Pasti bagus karena sudah tahu Ahok punya rekam jejak keuangan cukup baik saat memerintah DKI dan transparansi beliau, ketegasan beliau," ujarnya saat dihubungi merdeka.com di Jakarta, Rabu (13/11).

Atas dasar di atas, Arya yakin Ahok mampu melesatkan kinerja BUMN. Sehingga kepercayaan investor pada perusahaan pelat merah bakal meningkat. "Investor pasti senang," ucapnya.

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Mau Jadi Bos BUMN, Ahok Harus Keluar dari PDIP
Menko Luhut Bocorkan Ahok Akan Ditempatkan di BUMN Sektor Energi
Ahok Diminta Gabung ke BUMN Karena Pengelolaan Anggarannya yang Baik
Staf Ahli Erick Thohir Bocorkan Penempatan Ahok di BUMN
Wakil Ketua Komisi VI Sarankan Ahok Ditempatkan di Garuda Indonesia
Ahok Kemungkinan jadi Dirut PLN atau Inalum