Wamenkeu: Perbankan Lebih Tertarik Beli SUN Ketimbang Salurkan Kredit

Wamenkeu: Perbankan Lebih Tertarik Beli SUN Ketimbang Salurkan Kredit
Aktifitas Teller Bank BRi. ©2012 Merdeka.com
EKONOMI | 20 September 2021 14:48 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Di tengah ketidakpastian akibat pandemi Covid-19, Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan perbankan mengubah strategi bisnisnya agar tetap berjalan. Kelebihan likuiditas yang selama ini terjadi mulai disalurkan dengan membeli surat utang pemerintah.

"Favorit saat ini bukan kasih kredit tapi beli SUN (Surat Utang Negara) dari pemerintah untuk pembiayaan menangani pandemi dengan belanja pemerintah," kata Suahasil dalam Special Event InFest inkubasi 2021, Jakarta, Senin (20/9).

Suahasil mengatakan penyaluran kredit kepada debitur dalam kondisi ini masih sangat beresiko. Sementara membeli SUN dari pemerintah dianggap paling aman untuk menyalurkan kelebihan dana yang ada di bank.

Alasannya, memberikan utang kepada negara pasti akan dibayar. Maka tak heran secara statistik, penjualan SUN mengalami peningkatan.

"Surat utang pemerintah ini pasti dibayar daripada menjalankan fungsi intermediasi ini yang masih ada resiko. Makanya bank lebih pilih beli surat utang dan di statistik ini meningkat," kata dia.

Dia berharap, perbankan akan kembali menjalankan fungsi intermediasinya ketika kegiatan ekonomi kembali bergerak. Sehingga perekonomian dan dunia usaha bisa kembali berjalan seiring dengan peningkatan mobilitas masyarakat.

"Sehingga perbankan akan lagi menjalankan fungsi intermediasi karena kita saat ini sudah bergerak menuju new normal dengan endemi," kata dia mengakhiri. (mdk/azz)

Baca juga:
Survei BI: Penyaluran Kredit Perbankan Mayoritas untuk KPR di Agustus 2021
Cari Tambahan Modal, Bank INA Terbitkan Right Issue Rp1,24 Triliun
BI Catat Pembiayaan Agustus Sektor Real Estat hingga Informasi dan Komunikasi Naik
OJK Beberkan Kondisi Terkini Industri Jasa Keuangan
BTN: Potensi Penyaluran KPR di Sumatera Utara Masih Tinggi
Menteri Erick Akui Kredit UMKM Indonesia Termasuk Terendah di Dunia

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami