Wapres Ma'ruf Amin: Kita Dorong Bank Wakaf Mikro Tak Hanya Tunggu Donasi

Wapres Ma'ruf Amin: Kita Dorong Bank Wakaf Mikro Tak Hanya Tunggu Donasi
Maruf Amin. ©2019 dok.Setwapres RI
UANG | 20 Februari 2020 16:57 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Wakil Presiden (Wapres), Ma’ruf Amin meresmikan Bank Wakaf Mikro Ahmad Taqiuddin Mansur (ATQIA) di Pondok Pesantren NU Al-Manshuriyah Ta’limusshibyan. Wapres Ma'ruf menilai bank wakaf mikro dapat menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kemudahan dalam permodalan usaha.

"Ini komitmen pemerintah untuk membangun dan memberikan kemudahan. Tidak hanya yang besar tapi juga melalui lembaga keuangan mikro, dalam mengembangkan usaha-usaha kecil, UMKM," ungkap Wapres di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), seperti siaran pers disiarkan Kantor Sekretariat Wakil Presiden, Kamis (20/2).

Wapres Ma'ruf bercerita, perkembangan permodalan melalui bank wakaf mikro memang tidak progresif. Sebab, besar kecilnya masih bergantung pada donasi yang diberikan melalui Baznas. Oleh karena itu, Wapres ingin ke depan, proses pendapatan modal untuk bank wakaf mikro dapat lebih digenjot.

"Bank Wakaf Mikro ini jalannya agak pelan, karena menunggu bantuan, menunggu donasi. Ke depan akan kita dorong supaya tidak hanya menunggu donasi," pinta Wapres.

Selain itu, Wapres Ma'ruf juga menambahkan bank wakaf mikro yang bertempat di pesantren-pesantren dapat menjadi tempat untuk penguatan ekonomi umat.

"Kenapa ini harus di pesantren? Supaya Pesantren tidak hanya menjadi pusat untuk menyediakan para kyai, para ulama. Tapi juga tempat untuk melakukan penguatan umat, untuk melakukan pemberdayaan umat, terutama di bidang ekonomi," jelas dia.

Terakhir, Wapres berharap bank wakaf mikro dapat terus berkembang sehingga mampu membawa manfaat yang besar bagi umat. "Saya mengharapka agar Bank Wakaf Mikro ini dapat maju lebih besar sehingga mampu membawa manfaat bagi peningkatan perekonomian pondok pesantren," tandas dia.

Baca Selanjutnya: Bank Wakaf Kucurkan Pembiayaan Rp3392...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami