Warga Indonesia masih pilih rumah sebagai hunian

Warga Indonesia masih pilih rumah sebagai hunian
perumahan. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro
EKONOMI | 12 Februari 2013 14:09 Reporter : Novita Intan Sari

Merdeka.com - Hasil survei yang dilakukan oleh jaringan portal properti terkemuka di Asia, iProperty Group menunjukkan bahwa sebagian besar warga Indonesia masih memilih rumah sebagai tempat hunian dibanding apartemen dan SOHO (small office, home office). Sebanyak 64 responden menyatakan lebih memilih rumah dari pada hunian lain.

Survei tersebut dilakukan di Indonesia dengan 6.000 responden yang dilakukan 3 Desember hingga 4 Januari lalu.

General Manager Rumah 123.com. Andy Roberts menyebutkan, kecenderungan pilihan kedua adalah SOHO, yaitu 13 persen. Sisanya memilih tanah, apartemen, kios, dan properti lain.

"Perkembangan pasar properti Indonesia diperkirakan akan terus meningkat. Masyarakat Indonesia semakin peduli terhadap kepemilikan properti baik tempat hunian sampai dengan investasi jangka panjang," ujar dia, Selasa (12/2).

Dalam survei tersebut juga disebutkan bahwa masyarakat Indonesia masih membeli properti meskipun harganya terus naik. Sebanyak 44 persen menyetujui anggapan tersebut. Warga di beberapa negara lain juga mengaku bersedia membeli properti meski ada kenaikan harga. Yaitu Malaysia, Singapura, dan Hong Kong

"Beberapa faktor kunci mempengaruhi keberhasilan pasar properti di Indonesia khususnya pertumbuhan ekonomi yang baik, pertumbuhan kelas menengah yang pesat serta tingkat inflasi yang stabil," tutupnya.

(mdk/rin)

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami