Waskita Karya Sebut Divestasi Tol Kurangi Utang Rp 21 Triliun

Waskita Karya Sebut Divestasi Tol Kurangi Utang Rp 21 Triliun
UANG | 6 September 2020 16:00 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus mendorong program divestasi tol yang dimilikinya. Apabila seluruh program berjalan lancar, perseroan diperkirakan akan dapat mengurangi utang sekitar Rp20-21 triliun.

Direktur Keuangan PT Waskita Karya (Persero) Tbk Taufik Hendra Kusuma menyatakan, transaksi divestasi ruas tol itu membutuhkan waktu. Namun pihaknya optimis program divestasi ruas tol yang dimilikinya akan berjalan lancar, guna mendukung kinerja emiten konstruksi berkode saham WSKT itu di tengah pandemi Covid-19.

"Prosesnya bisa mencapai lebih dari enam bulan karena investor harus melakukan due diligence dan ada persyaratan governance yang harus dipenuhi. Namun kami optimis program divestasi ini akan berhasil sehingga kinerja tahun depan akan lebih baik," kata Taufik dikutip Antara, Minggu (6/9).

Pada 31 Agustus 2020, anak perusahaan Waskita Karya di bidang jalan tol yaitu PT Waskita Toll Road (WTR) telah melakukan penandatanganan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) untuk pelepasan 30 persen kepemilikan pada ruas Bekasi-Cawang-Kampung Melayu dengan nilai transaksi sebesar Rp550 miliar.

"Kami targetkan finalisasi transaksi di September atau Oktober tahun ini," ujarnya.

Berdasarkan laporan keuangan 30 Juni 2020 yang dipublikasikan, Waskita Karya mencatatkan perolehan pendapatan usaha sebesar Rp8,04 triliun. Meski mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, pendapatan usaha tersebut merupakan yang tertinggi apabila dibandingkan dengan tiga emiten BUMN konstruksi lainnya.

"Dari sisi operasional, Waskita membuktikan tetap dapat mempertahankan profitabilitas di tengah pandemi," katanya.

Baca Selanjutnya: Emiten yang melantai di Bursa...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami