Wejangan Jokowi buat pengusaha muda, jangan banyak mikir

UANG | 12 Maret 2015 14:25 Reporter : Angga Yudha Pratomo

Merdeka.com - Salah satu ancaman pemberlakuan pasar bebas ASEAN adalah potensi pasar dalam negeri dikuasai produk negara lain. Jika produk lokal tak mampu bersaing, bukan tidak mungkin Indonesia akan dikuasai barang-barang impor dan diserbu pelaku usaha dari negara tetangga.

Serangan produk asing sudah sangat terasa. Neraca perdagangan terus didominasi impor ketimbang ekspor. Presiden Joko Widodo berpesan agar semua pihak ikut menjaga pasar Indonesia yang potensial agar tidak dimanfaatkan negara lain demi keuntungan sebesar-besarnya.

"Jangan mau pasar kita diduduki oleh entrepreneur dari negara lain. Maka, kuasai terlebih dulu," kata dia di Jakarta, Kamis (12/3).

Presiden menegaskan, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah terus mencetak pelaku usaha muda yang kreatif dan inovatif. Presiden bangga karena dewasa ini banyak anak muda Indonesia terjun ke dunia bisnis. Karena itu, Jokowi yang juga pernah berbisnis furniture saat masih di Solo ini memberi wejangan dan pesan bagi pengusaha muda.

"Saya titip kalau masuk ke sebuah usaha, jangan banyak mikir. Yang belum masuk ke dunia usaha, masuklah dulu. Kalau jatuh bagaimana? Ya jatuh bangkit lagi. Jangan pikir takut, jangan ada rasa takut untuk usaha," ujarnya.

Tidak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga memberikan tips kepada pengusaha muda untuk berani bermanuver.

"Harus berani keluar dari zona nyaman, biasanya yang sudah terlalu nyaman, takut ambil risiko," ucapnya.

(mdk/noe)