Wijaya Karya Bakal Bangun Taman Halal Bernuansa Makkah dan Madinah

UANG | 26 April 2019 19:54 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Moslem District Destination, Halal Park yang akan menjadi ekosistem bagi pelaku industri gaya hidup halal di Tanah Air. Kehadiran Halal Park diharapkan bisa memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberi dukungan penuh pada program Halal Park guna mengembangkan industri halal di Indonesia. Nantinya, PT Wijaya Karya (WK) memainkan peran penting dalam bidang konstruksi dan realty.

Direktur SDM dan Pengembangan Bisnis PT Wijaya Karya Novel Arsyad mengatakan pihaknya akan mengembangkan Halal District seluas 2 juta meter persegi dengan anggaran sebesar Rp 250 miliar.

"Kami menyediakan desain dan terkait pembangunan ke depan, Insha Allah dalam dua tahun ke depan, tempat ini akan terwujud," ujar Novel dalam konferensi pers di Halal Park, GBK, Jakarta Pusat, Jumat (26/4().

Selain menghadirkan co-working space dan tempat berjualan, konsep Halal District ini akan memberikan nuansa seperti mengunjungi Makkah dan Madinah, di antaranya Masjid Kudus yang merupakan representasi Makkah.

Selain itu, juga akan dibangun jalur pejalan kaki yang menghubungkan satu bangunannya ke bangunan lain yang terinspirasi dari tawaf, Green Plaza Central sebagai lokasi sosialisasi ala konsep Plaza Makkah, dan bangunan Rumah Minang dan Terawang yang mewakilkan Masjid Nabawi.

Novel menjelaskan, konsep Halal District itu akan mengakomodir fesyen, makanan, turisme, dan sekolah. Keempatnya mengarah ke halal lifestyle dan melibatkan berbagai kementerian seperti Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan. "Nantinya kita tak mungkin hanya sendiri, pasti kementerian lain pasti akan berkomunikasi membuat halal lifestyle ini bisa terjadi," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, pembangunan Halal Park tersebut menelan investasi sebesar Rp 250 miliar. Rencananya, pembangunan Halal Park akan menggunakan lahan seluas 21.000 meter di Jakarta.

"Akan dibangun 21.000 meter persegi bangunan dan ruangnya dan mencapai nilai investasi bangunan Rp 250 miliar," ujar Presiden Jokowi di Kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (16/4).

Proses pembangunan diawali melalui pembukaan Miniatur Halal Park yang berlokasi di Jalan Pintu Satu Senayan, Area Gelora Bung Karno (samping Basketball Hall). Saat ini, Miniatur Halal Park menyediakan beragam tenant fesyen serta makanan dan minuman yang dapat dinikmati oleh para pengunjung.

Sebagai koordinator pelaksana Halal Park, Kementerian BUMN berkontribusi menyediakan produk-produk Rumah Kreatif BUMN (RKB) dari beberapa perusahaan BUMN yang terdiri dari produk fesyen dan makanan minuman.

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Belum Segera Terbit, RPP Jaminan Produk Halal Masih Dikaji
5 Fakta di Balik Pembangunan Taman Halal Oleh Pemerintahan Jokowi
Selain Jakarta, Taman Halal Juga Akan Dibangun di Jawa Barat
Digarap WIKA, Pembangunan Taman Halal Ditarget Selesai di 2020
Ada Taman Halal, Jokowi Target Angkat Industri Halal Indonesia Berkelas Dunia
Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan Taman Halal Senilai Rp 250 Miliar

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.