Wika Gedung targetkan dana Rp 3 triliun dari IPO

UANG | 10 Oktober 2017 19:08 Reporter : Saugy Riyandi

Merdeka.com - Anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (Wika), PT WIKA Gedung menargetkan perolehan dana sebesar Rp 2-3 triliun dari hasil penawaran saham perdana kepada publik (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penawaran saham perdana tersebut dijadwalkan akhir November 2017.

"Saat ini proses IPO memasuki tahap 'bookbuilding' (penawaran awal). Jumlah saham yang akan dilepas kepada investor hingga 40 persen," ujar Direktur Pengembangan Investasi dan Human Capital Wika Gedung, Nur Al Fatah dikutip Antara, Selasa (10/10).

Dia menegaskan rencana pelepasan saham perdana Wika Gedung itu sudah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangna (OJK) dan restu dari pemegang saham yaitu Kementerian BUMN. "Sebesar 70 persen dana dari hasil IPO akan digunakan untuk pengembangan usaha dan modal kerja perseroan," jelasnya.

Ke depan, lanjutnya, Wika Gedung juga akan mengembangkan bisnis di bidang penyediaan gedung bangunan untuk sejumlah rumah sakit, membangun infrastruktur berbasis transportasi massal dan infrastruktur bandara.

"Proyek baru penyediaan bangunan dan fasilitas di rumah sakit bekerjasama dengan Indonesia Healthcare Corporation (Holding Rumah Sakit milik BUMN) yang mengelola sebanyak 34 rumah sakit BUMN," katanya.

Wika Gedung yang didirikan pada 2008 ini, menargetkan nilai penjualan pada 2018 sebesar Rp 6,8 triliun, naik dari pendapatan 2017 yang diproyeksikan sekitar Rp 4,4 triliun.

Saat yang bersamaan laba bersih 2018 diperkirakan menembus Rp 450 miliar, melonjak dari laba 2017 yang diproyeksikan sekitar Rp 286 miliar. Adapun, kontrak baru 2018 ditargetkan sebesar Rp 8,8 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya yang diperkirakan mencapai sekitar Rp 7 triliun. (mdk/sau)

BUMN bangun apartemen di samping Stasiun Juanda senilai Rp 300 miliar

35 Persen apartemen di Stasiun Juanda dihuni masyarakat berpenghasilan rendah

Produk senjata dilirik banyak negara, Pindad pede target pendapatan Rp 2,7 T tercapai

Jadi pengguna gas bumi kini tinggal pakai aplikasi PGN Mobile

ITDC target raup 30.000 pengunjung selama Nusa Dua Festival 2017

4 Celotehan soal BUMN monopoli proyek, termasuk bukti Jokowi tak kapitalis

Sinergi BUMN dan swasta boleh asal profesional dan berkualitas

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.