World Superbike Mandalika Sasar 25.000 Penonton, Vaksin Dua Dosis Jadi Syarat Utama

World Superbike Mandalika Sasar 25.000 Penonton, Vaksin Dua Dosis Jadi Syarat Utama
Mandalika. ©Kementerian PUPR
EKONOMI | 11 Oktober 2021 17:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemerintah menargetkan 25.000 orang yang menonton World Superbike di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 19-21 November 2021. Namun ada syarat yang harus dipenuhi penonton yaitu telah mendapat vaksinasi Covid-19 sebanyak dua dosis.

"Telah diputuskan jumlah pentonton 25.000 dengan syarat dua dosis sudah divaksin lengkap," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sesi teleconference, Senin (11/10).

Guna menunjang pelaksanaan World Superbike Mandalika, Airlangga menyebut pemerintah juga tengah mempercepat vaksinasi di Lombok Tengah, minimum 50 persen untuk dosis kedua.

"Kemudian untuk di tempat penyelenggaraan Superbike, Lombok Tengah, capaian vaksinasi dosis pertama sudah 75,31 persen. Dosis kedua baru 13,55 persen," ujarnya.

"Arahan bapak Presiden, TNI/Polri nanti akan diminta untuk mengakselerasi agar sebelum penyelenggaraan sudah tercapai 50 persen," dia menambahkan.

Airlangga memastikan jika penyelenggaraan World Superbike Mandalika akan menerapkan protokol kesehatan super ketat. Selain itu, pelaksanaan PPKM di Nusa Tenggara Barat (NTB) pun kini telah masuk ke level 1.

"Level asesmen, secara provinsi sudah berada di level 1. Sedangkan di 5 kabupaten/kota di Pulau Lombok, 3 kabupaten/kota di level 2, dan 2 kabupaten di level 1," urainya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Kemenhub Susun Skema Kedatangan Kru & Pebalap World Superbike 2021 di Mandalika
Jelang World Superbike Mandalika, Kemenhub Bakal Tambah Kapal Penyeberangan
Bos ITDC Ungkap Ragam Kesulitan Pembangunan Sirkuit Mandalika
Transaksi di Sirkuit Mandalika Bisa Pakai MyPertamina
Pemerintah Resmikan Nama Baru Sirkuit Mandalika
Pengerjaan Fasilitas Pendukung di Sirkuit Mandalika Diharapkan Rampung Akhir 2021

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami