WTO: Indonesia Peringkat 2 Negara Paling Aktif Gunakan Instrumen Safeguard

WTO: Indonesia Peringkat 2 Negara Paling Aktif Gunakan Instrumen Safeguard
UANG | 8 Juni 2020 14:11 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - World Trade Organization (WTO) atau Organisasi Perdagangan Dunia menyebut Indonesia berada diperingkat ke-2 sebagai negara yang aktif menggunakan instrumen safeguard yang sering melakukan penyelidikan dan menggunakan Bea Masuk Safeguard.

"Untuk tuduhan safeguard WTO mengungkap keaktifan Indonesia dalam penggunaan instrumen safeguard dengan menduduki peringkat ke-2 sebagai negara yang sering melakukan penyelidikan dan mengenakan Bea masuk Safeguard setelah India," kata Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Srie Agustina, dalam web seminar (webinar) 'Trade Remedi di Masa Pandemi: Peluang dan Tantangan', Senin (8/6).

Srie menjelaskan bahwa semua inisiasi penyelidikan safeguard tersebut sekitar 59 persen dari inisiasi safeguard bermuara pada pengenaan Bea masuk safeguard itu sendiri.

Selain melakukan pembelaan yang bersifat defensif, Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Perdagangan Luar Negeri juga aktif mengadukan perilaku negara mitra yang dianggap melanggar , atau tidak sesuai dengan peraturan multilateral ke Badan Penyelidikan Penyelesaian Sengketa WTO.

"Indonesia tercatat pernah mengajukan 11 gugatan melawan Amerika Serikat, Uni Eropa, Argentina, Afrika Selatan, Korea, Pakistan, dan Australia ke Badan Penyelesaian Sengketa," ujarnya.

Baca Selanjutnya: Produk Ekspor...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami