Wujudkan Ketahanan Pangan, RNI Luncurkan Produk Anyar

Wujudkan Ketahanan Pangan, RNI Luncurkan Produk Anyar
beras. ©2020 Merdeka.com
EKONOMI | 19 Oktober 2021 10:11 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) meluncurkan beberapa produk unggulan baru yang berkualitas. Adapun beberapa produk tersebut diantaranya adalah beras rania kemasan 5 kilogram, raja gula kemasan 1 kilogram, minyak goreng rania, nushi hand sanitizer, tisu dan nushi masker.

Direktur Utama RNI, Arief Prasetyo Adi menyampaikan, untuk beras rania sendiri RNI menyiapkan beberapa varian seperti premium, pulen, sedap pulen, pulen wangi dan jasmine rice. Di mana ini semua merupakan produk lokal dari dalam negeri.

"Produk-produk berkualitas tersebut disiapkan untuk meningkatkan jangkauan dan ketersediaan pangan guna mendukung terwujudnya ketahanan pangan serta peningkatan akses pasar produk pangan dalam negeri," kata dia dalam Grand Launching Produk Pangan dan Non Pangan BUMN, Selasa (19/10).

Arief meyakini peluncuran sejumlah produk ini semakin memperkuat peran RNI serta BUMN kluster pangan dalam ekosistem pangan nasional dari hulu hingga hilir seperti yang diharapkan. Di hulu RNI terus memperkuat kemitraan dengan petani, peternak, dan nelayan, pengembangan varietas serta pemanfaatan teknologi pertanian untuk meningkatkan produktivitas.

2 dari 2 halaman

Dukung Program Makmur

makmur

Sedangkan di hilir RNI bersama-sama menyiapkan ekosistem pemasaran BUMN kluster pangan dengan mitra-mitra strategis lainnya.

"Terlaksananya inovasi produk ritel ini tidak terlepas dari kolaborasi antara BUMN kluster pangan dengan berbagai stakeholder. Dalam proses produksi dan pemasaran, pihaknya akan terus merangkul dan bersinergi dengan sejumlah pihak seperti sektor privat dan pemerintah," kata dia

Dia melanjutkan, penambahan portofolio produk pangan ini juga secara langsung mendukung peran aktif RNI dan BUMN kluster pangan dalam program Makmur. Di mana hasil panen petani yang diserap oleh RNI dapat diolah dan dikemas dan dipasarkan sebagai produk RNI, sehingga selain menciptakan kepastian harga juga inovasi pengembangan produk dan model bisnis.

"Holding BUMN pangan saat ini masih terus berjalan. Dengan kolaborasi intens yang kami lakukan diharapkan saat holding BUMN pangan resmi terbentuk kami dapat langsung berlari," pungkas dia.

Baca juga:
Anak Usaha RNI: Sistem Kemitraan Tingkatkan Kesejahteraan Petani Tebu
Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri, RNI Siap Produksi Oxygen Generator
RNI Perkuat Bisnis Retail Pangan Hingga Farmasi di Manado
RNI Jamin Harga Minimal Pembelian Gula Petani Rp10.500 per Kg
RNI Target Produksi Gula Tembus 282.000 Ton di 2021
Pemerintah Bentuk Panitia Holding BUMN Pangan
Jaga Stabilitas Harga Jelang Idulfitri, RNI Impor 140 Ton Daging Sapi Beku Brasil

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami