Sate monyet, jamu ilegal di Jakarta

VIDEO 9 Desember 2016 06:36

Merdeka.com - Meski terdengar seperti kuliner, sate monyet tentu sangat tak lazim.

Selain ilegal, membayangkan primata ini menjadi santapan dengan kedok jamu tentu sangat memprihatinkan.

Fakta ini merdeka. com dapatkan di beberapa sudut ibu kota. Sate monyet bisa dengan mudah didapat.

Seporsi berisi 10 tusuk sate monyet dihargai Rp 60 ribu. Sedangkan sup kepala monyet paling murah Rp 300 ribu dan mesti dipesan terlebih dahulu.

Kedai berkedok jamu tradisional ini memang tidak menjual sate monyet sebagai menu utama. Sebagian besar menjual darah, empedu dan sate ular kobra. Kobra hidup pun ditempatkan dalam kandang kawat siap disembelih saat ada pelanggan datang. Sedangkan monyetnya sudah dalam bentuk daging tusuk.

Otak monyet dipercaya mampu meningkatkan vitalitas, sedangkan satenya sebagai obat asma. Benar tidaknya belum tentu, tapi yang jelas praktik ini ilegal.

Baca juga:

PETA kecam tradisi kuliner hewan yang disajikan hidup-hidup

Sadis, ribuan anjing di Korea Selatan ini akan dijadikan makanan

Melihat pembuatan kuliner pasta terbuat dari serangga

Mencicipi belatung lezat dan kaya protein dari Austria

Seram, gurita ini hidup lagi setelah disiram kecap asin

Khasiat unik daging iguana bagi masyarakat Nikaragua

8 Makanan paling menjijikkan yang pernah ada di dunia!

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami