VIDEO: Senjakala Tukang Cukur Pitingan di Pasar Tradisional Cilacap
VIDEO 13 Februari 2020 07:00

Merdeka.com - Tukang cukur pitingan jadi ciri khas di pasar tradisional Kesugihan, Kabupaten Cilacap. Tempat kerja mereka bukan di salon. Tapi di antara pedagang sayur mayur. Gunting, tondhes, sisir serta semprotan untuk membahasi rambut tertata di meja. Sedang upah yang mereka dapat dari jasa cukur rambut, terkadang Rp5.000, seringkali Rp7.000, paling banyak Rp10.000.

Mastur adalah satu satu tukang cukur pitingan tertua di Pasar Kesugihan. Usia Mastur 75 tahun. Ia telah menjalani hidup sebagai juru cukur rambut selama 47 tahun dari tahun 1971 di Pasar Kesugihan.

Zaman yang serba modern, diakui Mastur membuat jasanya tak lagi diminati. Para pengguna jasanya, rata-rata lansia yang telah menjadi pelanggan sejak awal tahun 1970-an. Sedang anak-anak muda, ia tahu lebih memilih ke salon. Salon ia anggap lebih bersih dan nyaman bagi anak-anak muda. (mdk/zul)

Baca juga:
Kisah Mastur, Senjakala Tukang Cukur Pitingan di Pasar Tradisional Cilacap
Santriwati di Malang Ubah Styrofoam jadi Paving Ramah Lingkungan
Kisah Haerul, Montir Tak Lulus SD Perakit Pesawat Bermesin Motor Asal Pinrang
Bikin Haru, Kisah Pengamen Berjuang untuk Pengobatan Anak-Anak Kurang Mampu
Kisah Suami Istri Umrah dari Malang Pakai Sepeda, Doa Minta Hamil Langsung Terkabul
Kisah Anak Tukang Jagung Bakar Sukses Jadi Pilot Wanita Pertama di TNI AD

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami