Riset: Omicron Bukan Lebih Ringan, Tapi Sama Parahnya dengan Varian Covid Sebelumnya

Riset: Omicron Bukan Lebih Ringan, Tapi Sama Parahnya dengan Varian Covid Sebelumnya
Corona. Unsplash ©2020 Merdeka.com
DUNIA | 5 Mei 2022 16:45 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Varian Omicron dari virus SARS-CoV2 secara intrinsik sama parah dengan varian sebelumnya, tidak seperti asumsi yang didapat dalam riset terdahulu bahwa Omicron lebih menular namun tidak begitu parah, menurut riset besar-besaran di Amerika Serikat.

"Kami menemukan bahwa potensi rawat inap dan kematian hampir identik antara kedua periode," kata empat ilmuwan yang melakukan riset berdasarkan catatan 130.000 pasien COVID-19, merujuk dua tahun terakhir ketika varian berbeda mendominasi dunia.

Dilansir dari laman Antara mengutip Reuters, Kamis (5/5), riset, yang sedang dilakukan tinjauan rekan sejawat di Nature Portfolio dan diunggah di Research Square pada 2 Mei, disesuaikan untuk variabel pembanding seperti demografik, status vaksin dan indeks komorbiditas Charlson yang memprediksi risiko kematian dalam setahun rawat inap bagi pasien dengan penyakit bawaan tertentu.

Riset yang berasumsi bahwa varian Omicron tidak begitu parah dilakukan di berbagai tempat termasuk di Afrika Selatan, Skotlandia, Inggris dan Kanada, kata para peneliti dari Rumah Sakit Umum Massachusetts, Universitas Minerva dan Sekolah Kedokteran Harvard.

Menurut peneliti, riset mereka dapat menjumpai sejumlah keterbatasan seperti kemungkinan bahwa itu menggampangkan jumlah pasien yang divaksin dalam gelombang COVID-19 yang lebih baru dan total jumlah infeksi, lantaran mengecualikan pasien yang melakukan tes cepat di rumah. (mdk/pan)

Baca juga:
WNI Harus 7 Kali Tes PCR untuk Ikut Salat Idulfitri di KBRI Beijing
Pengguna Toilet Umum di Beijing Tularkan Virus Corona ke Lebih dari 40 Orang
Muncul Lagi Varian Baru Covid-19, Penyintas Omicron Bisa Kembali Tertular
Tiga Subvarian Baru Omicron Terdeteksi di Australia
Warga Korsel Mulai Pekan Depan Boleh Buka Masker di Luar Ruangan
Ketar Ketir Warga Beijing Hadapi Gelombang Baru Wabah Covid
WHO Nilai Dunia Makin Abai dengan Penularan Covid

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini