Satu Miliar Pelajar Terdampak Pandemi, PBB Ingatkan Dunia Hadapi 'Bencana Generasi'

Satu Miliar Pelajar Terdampak Pandemi, PBB Ingatkan Dunia Hadapi 'Bencana Generasi'
Sekjen PBB Antonio Guterres. ©2016 Merdeka.com
DUNIA | 4 Agustus 2020 19:07 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa dunia akan menghadapi 'bencana generasi' karena penutupan sekolah di tengah pandemi coronavirus. Dia juga mengingatkan membawa siswa kembali ke ruang kelas dengan aman harus menjadi prioritas utama.

Guterres mengatakan bahwa pada pertengahan Juli sekolah-sekolah ditutup di sekitar 160 negara, mempengaruhi lebih dari 1 miliar siswa, sementara setidaknya 40 juta anak-anak telah ketinggalan sekolah.

Ini terjadi di atas lebih dari 250 juta anak yang sudah keluar dari sekolah sebelum pandemi dan hanya seperempat siswa sekolah menengah di negara-negara berkembang yang memberikan keterampilan dasar, katanya dalam sebuah pernyataan video.

"Sekarang kita menghadapi bencana generasi yang dapat menyia-nyiakan potensi manusia yang tak terhingga, melemahkan kemajuan selama beberapa dekade, dan memperburuk ketidaksetaraan yang mengakar," kata Guterres ketika ia meluncurkan kampanye "Selamatkan Masa Depan" di Amerika seperti dikutip Reuters.

"Begitu transmisi Covid-19 lokal terkendali, membuat siswa kembali ke sekolah dan lembaga pembelajaran seaman mungkin harus menjadi prioritas utama," katanya.

"Konsultasi dengan orang tua, wali, guru, dan kaum muda adalah hal mendasar."

Baca Selanjutnya: Rekomendasi Amerika untuk mengembalikan pendidikan...

Halaman

(mdk/bal)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami