Suntikan Booster Vaksin Moderna dan Pfizer 90 Persen Efektif Lawan Omicron

Suntikan Booster Vaksin Moderna dan Pfizer 90 Persen Efektif Lawan Omicron
Ilustrasi vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech dan Moderna. ©Reuters
DUNIA | 24 Januari 2022 11:11 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Suntikan booster (penguat) vaksin Covid-19 Pfizer dan Moderna telah terbukti sangat efektif mencegah rawat inap akibat varian Omicron, menurut tiga penelitian baru oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC).

Dosis booster Pfizer maupun Moderna 90 persen efektif mencegah orang-orang harus rawat inap setelah terinfeksi varian Omicron.

Dosis booster tersebut juga 82 persen efektif mencegah unit gawat darurat dan perawatan mendesak, seperti yang diindikasikan data hasil penelitian.

"Sangat menunjukkan pentingnya mendapatkan dosis booster," jelas salah satu penulis yang terlibat dalam penelitian CDC, Emma Accorsi.

"Orang Amerika harus mendapatkan booster sekurang-kurangnya lima bulan sejak mereka mendapatkan dosis komplit Pfizer atau Moderna, tapi jutaan orang yang memenuhi syarat belum mendapatkannya," lanjutnya, dikutip dari Al Jazeera, Senin (24/1).

Pejabat kesehatan mengatakan, penelitian tersebut meliputi sejumlah penelitian besar pertama AS terkait perlindungan vaksin terhadap varian Omicron.

Penelitian sebelumnya

Penelitian baru ini sejalan dengan penelitian sebelumnya - termasuk penelitian di Jerman, Afrika Selatan, dan Inggris, mengindikasikan vaksin yang tersedia saat ini kurang efektif melawan Omicron daripada varian virus corona sebelumnya, tapi juga dosis booster meningkatkan antibodi untuk melawan virus untuk meningkatkan kemungkinan menghindari infeksi bergejala.

Penelitian pertama meneliti rawat inap dan ruang unit gawat darurat serta pusat pelayanan kesehatan mendesak di 10 negara bagian, mulai Agustus 2021 sampai bulan ini.

Peneliti menemukan efektivitas vaksin sangat baik setelah tiga dosis suntikan Pfizer maupun Moderna dalam mencegah pasien UGD dan kunjungan perawatan darurat.

Perlindungan turun dari 94 persen selama gelombang Covid varian Delta menjadi 82 persen selama gelombang Omicron.

Perlindungan dari dua dosis vaksin lebih kecil, khususnya setelah enam bulan sejak menerima suntikan dosis kedua.

Para pejabat telah menekankan tujuan pencegahan tidak hanya untuk infeksi tapi juga untuk penyakit parah.

Penelitian kedua fokus pada kasus Covid dan angka kematian di 25 negara bagian dari awal April sampai akhir Desember 2021. Orang-orang yang telah menerima booster memiliki perlindungan sangat tinggi melawan infeksi virus corona, baik saat Delta menjadi varian dominan dan juga ketika Omicron mengambil alih.

Dua artikel itu diterbitkan online oleh CDC.

2 dari 2 halaman

Penelitian ketiga

Journal of the American Medical Association menerbitkan penelitian ketiga, juga dipimpin peneliti CDC.

Penelitian ketiga ini fokus pada orang yang positif Covid-19 dari 10 Desember sampai 1 Januari di lebih dari 4.600 fasilitas tes di seluruh AS.

Tiga suntokan vaksin Moderna dan Pfizer sekitar 67 persen efektif melawan penyakit bergejala disebabkan Omicron dibandingkan dengan orang yang tidak divaksinasi.

Namun dua dosis tidak memberikan perlindungan signifikan melawan Omicron ketika diukur beberapa bulan setelah komplit menerima dua dosis, berdasarkan temuan para peneliti.

“Jika Anda memenuhi syarat untuk mendapatkan booster dan Anda belum mendapatkannya, Anda tidak up-to-date dan Anda perlu mendapatkan booster Anda,” imbau Direktur CDC, Dr Rochelle Walensky di Gedung Putih pada Jumat.

Baca juga:
WHO: Omicron Bisa Membawa Akhir Pandemi di Eropa
PM Selandia Baru Jacinda Ardern Batalkan Pernikahan karena Maraknya Kasus Omicron
Cinta Bersemi Saat Terjebak Lockdown Kedua Kali
Miliarder Ini akan Bangun Pabrik Vaksin Pertama di Afrika
Ribuan Pengunjung Padati Pantai Brasil di Tengah Ledakan Covid-19
Austria Bujuk Warga Agar Mau Divaksin dengan Hadiah Voucher Uang Rp8 Juta

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami