WHO Sebut Varian Baru Virus Corona B.1.1.529 dengan Nama Omicron

WHO Sebut Varian Baru Virus Corona B.1.1.529 dengan Nama Omicron
Corona. Unsplash ©2020 Merdeka.com
DUNIA | 27 November 2021 11:31 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut varian baru virus corona B.1.1.529 dengan nama Yunani Omicron dan varian itu masuk kategori "varian yang diwaspadai". Hingga kini hanya ada empat varian yang masuk dalam kategori itu.

Varian Omicron memiliki banyak mutasi dan bukti awal menunjukkan ada peningkatan risiko penularan, kata WHO, seperti dilansir laman BBC, Sabtu (27/11).

Varian ini pertama kali dilaporkan ke WHO dari Afrika Selatan pada 24 November dan sudah teridentifikasi ada di Botswana, Belgia, Hong Kong, hingga Israel.

Virus memang selalu bermutasi seiring waktu. Sebuah varian virus menjadi varian yang perlu diwaspadai ketika virus itu mampu mempengaruhi kadar penularan dan efektivitas vaksin.

Penemuan varian baru ini di Afrika Selatan membuat dunia internasional kawatir dan sejumlah negara langsung menetapkan larangan penerbangan dari dan ke Afrika Selatan serta beberapa negara Afrika lainnya.

Inggris, Jepang, Israel, Singapura, Amerika Serikat, Uni Eropa dan sejumlah negara lain mengumumkan akan melarang sementara penerbangan dari negara Afrika tersebut.

WHO kemarin mengatakan sejumlah kasus dari varian ini terlihat meningkat di hampir semua provinsi di Afrika Selatan.

"Varian ini punya banyak mutasi dan sebagian di antaranya mencemaskan," kata WHO dalam pernyataannya.

Varian ini pertama dikonfirmasi dengan nama B.1.1.529 yang diambil dari spesimen pada 9 November.

WHO menuturkan masih butuh waktu beberapa pekan lagi untuk memahami dampak dari varian baru ini. Ilmuwan juga kini masih meneliti bagaimana penularan dari varian ini. (mdk/pan)

Baca juga:
Mengenal Varian Baru Virus Corona Afrika Selatan yang Mutasinya Mencemaskan
Israel Deteksi Kasus Pertama Varian Baru Virus Corona asal Afrika Selatan
WHO Gelar Rapat Khusus Bahas Varian Baru Virus Corona Asal Afrika Selatan
Khawatir Varian Baru Virus Corona, Inggris Sementara Larang Penerbangan dari Afsel
Ilmuwan Peringatkan Munculnya Virus Corona dengan Mutasi Luar Biasa di Afrika Selatan

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami