4 Fakta Penemuan Mayat di Tangsel, Uang Rp15,8 Juta Terikat di Kaki

4 Fakta Penemuan Mayat di Tangsel, Uang Rp15,8 Juta Terikat di Kaki
Ilustrasi mayat. ©2012 Merdeka.com
JABAR | 16 Januari 2022 11:28 Reporter : Nurul Diva Kautsar

Merdeka.com - Warga Gang Swabakti, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dihebohkan dengan penemuan mayat pria di dalam rumah dengan kondisi yang hampir membusuk pada Jumat (14/1).

Berdasarkan penuturan warga setempat, jasad berinisial Y itu diduga sudah meninggal lebih dari tiga hari sebelum ditemukan. Mayat tersebut ditemukan dalam keadaan tertutup selimut di dalam kamar.

Selain itu, terdapat hal yang janggal yakni adanya uang senilai Rp15,8 juta yang sudah terikat di bagian kaki korban. Berikut selengkapnya.

2 dari 4 halaman

Uang Dililitkan ke Kaki Menggunakan Karet Gelang

ilustrasi garis polisi

Ilustrasi

©2021 Merdeka.com

Berdasarkan keterangan dalam unggahan @tangsel.info, uang tersebut diikat ke salah satu kaki Y menggunakan karet gelang. Uang itu pun kemudian diamankan dan digunakan untuk keperluan tahlilan.

Menurut salah seorang saksi bernama Angga (39), penemuan mayat tersebut berawal dari kecurigaan warga lantaran Y sudah tidak pernah terlihat berkunjung ke rumah salah satu tetangga untuk berbelanja makanan.

Saat itu, ia bersama Sigit berupaya mendobrak pintu rumah Y yang gelap hingga kemudian menemukan Y sudah tidak bernyawa.

“Biasanya almarhum kalau pagi suka nongkrong di rumah Sigit (tetangga rumah) dan beli makanan," katanya.

3 dari 4 halaman

Ditemukan Dalam Keadaan Miring

Sementara itu tetangga lain, Yati mengatakan bahwa saat ditemukan Y dalam kondisi bertelanjang dada dan dalam posisi miring di dalam kamar.

"Jam 8 pagi pintu didobrak sama Sigit, Angga. Nggak pakai baju, cuma celana panjang saja," kata warga berusia 45 tahun itu.

Saat ditemukan pukul 08.00 WIB pagi, kondisi kepala hingga badan sudah bengkak serta mulai membiru. 

4 dari 4 halaman

Anak Y Sempat Keluar Rumah Pada Pukul 06.00 WIB

Yati menambahkan, sebelum mayat ditemukan, anak almarhum berinisial S (39) sempat terlihat keluar rumah sekitar pukul 06.00 WIB. Warga yang melihatnya sempat menyapa, dan menanyakan kondisi sang bapak yang sedang sakit.

Namun Yati menuturkan jika S tidak merespons pertanyaan warga, dan terus melanjutkan perjalanan. Hingga jasad ditemukan, S masih belum terlihat di sekitar lingkungan rumah.

"Ditanya tidak jawab, kalau sakitnya memang udah lama, sakit jantung. Sampai sekarang S belum pulang, tadi juga sudah dicari polisi," lanjut Yati

S Diduga Mengalami Gangguan Kejiwaan

Sementara itu terungkap fakta lain bahwa S diduga sedikit mengalami gangguan kejiwaan belum lama ini. Hal tersebut dikarenakan beberapa waktu belakangan ia masih baik-baik saja.

Belakangan kondisi S terlihat semakin memburuk hingga kerap bepergian menggunakan tas saat pagi, dan baru kembali ke rumahnya ketika malam hari.

Temuan ini lantas dilaporkan ke puskesmas terdekat dan pihak kepolisian. Petugas pun langsung menindaklanjuti dengan melakukan olah TKP. 

(mdk/nrd)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami