Manfaat Mengeluarkan Zakat Fitrah dan Dasar Hukumnya bagi Umat Muslim

Manfaat Mengeluarkan Zakat Fitrah dan Dasar Hukumnya bagi Umat Muslim
ilustrasi zakat. ilmuk.org
JABAR | 29 April 2022 07:24 Reporter : Novi Fuji Astuti

Merdeka.com - Zakat secara harfiah berarti berkah, bersih, baik dan meningkat. Zakat juga berarti pembersih diri yang didapatkan setelah pelaksanaan kewajiban membayar zakat. Maka dari itu, harta benda yang dikeluarkan untuk zakat akan membantu mensucikan jiwa manusia dari sifat mementingkan diri sendiri, kikir dan cinta harta.

Dalam istilah fikih, zakat adalah sejumlah harta yang dikeluarkan dari jenis harta tertentu yang diserahkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya dengan syarat yang telah ditentukan. Salah satu zakat yang wajib dibayar adalah zakat fitrah.

Zakat fitrah merupakan zakat yang disyariatkan dalam agama Islam berupa satu sho' dari makna pokok yang dikeluarkan seseorang muslim di akhir bulan Ramadhan. Tujuannya untuk menampakkan rasa syukur atas nikmat-nikmat Allah SWT dari puasa Ramadhan dan penyempurnaannya.

Oleh karena itu dinamakan shadaqah fitrah atau zakat fitrah. Ada banyak manfaat setelah menunaikan zakat fitrah. Berikut informasinya telah dirangkum merdeka.com melalui NU Online dan berbagai sumber lainnya.

2 dari 3 halaman

Dasar Hukum Mengeluarkan Zakat Fitrah


Dasar hukum mengeluarkan zakat fitrah terdapat dalam nash Al-Quran dan Hadist. Hal ini akan diketahui dengan jelas dan tegas hukum mengeluarkan zakat agar tidak terjadi penyelewengan atau penyimpangan dalam pelaksanaannya. Firman Allah SWT dalam QS al-Baqarah ayat 110 yang memiliki arti berikut ini :

“Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Alah Maha melihat apaapa yang kamu kerjakan” (Q.S. Al-Baqarah : 110)

Selanjutnya Nabi Muhammad SAW juga berkata sesuai dengan hadist yang memiliki arti berikut ini yaitu:

“Berkata kepada kami Abu Nukman, berkata Hammad bin Zaid, berkata Ayyub dari Nafi’ dari Ibnu Umar Radhiyallahu’Anhuma berkata; Nabi SAW Mewajibkan Zakat fithr (atau berkata “ramadhan”) atas laki-laki dan perempuan, orang merdeka dan hamba sahaya sebanyak 1 sha’ kurma atau 1 sha’ biji-bijian.

Maka manusia pada saat itu menyamakannya dengan ½ sha’ gandum. Adalah Ibnu Umar Radhiyallahu’Anhuma pernah mengeluarkan zakat berupa kurma, namun penduduk Madinah pada waktu itu kekurangan (kurma), maka beliau beralih kepada biji-bijian. Ibn Umar Radhiyallah’Anhuma memberikan zakat baik kepada orang kecil maupun yang besar hinggga beliau memberikannya kepada kaumnya. Ibnu Umar memberi zakat hannya kepada orang-orang yang mau menerimanya. Dan beliau keluarkan zakat sehari atau dua hari sebelum sholat id” (H.R Bukhari)

3 dari 3 halaman

Manfaat Mengeluarkan Zakat Fitrah


1. Membuat Hati Terasa Lebih Tenang
Manfaat mengeluarkan zakat fitrah yang pertama adalah dapat membuat hati terasa lebih tenang. juga melatih umat Muslim untuk ikhlas. Jika dilakukan dengan ikhlas dan tanpa paksaan, zakat bermanfaat melatih kita menjadi pribadi yang ikhlas dan tulus melakukan kebajikan bagi orang lain. Inilah hikmah zakat yang akan membawa banyak keselamatan untukmu.

2. Perlindungan Hari Akhir
Manfaat mengeluarkan zakat fitrah berikutnya adalah dapat memberikan perlindungan hari akhir.

Pada saat hari kiamat, Islam mengajarkan bahwa seluruh manusia akan dikumpulkan di padang Mahsyar. Nantinya, apa yang sudah kamu amalkan akan menjadi tempat berteduh dari panas yang tidak tertahankan.

Seperti yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari, tentang salah satu dari tujuh jenis orang yang akan berada di bawah teduh Allah SWT pada saat hari kebangkitan adalah: “orang-orang yang beramal dan menyembunyikannya sedemikian rupa sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang diberikan oleh tangan kanannya.”

3. Diampuni Dosa-Dosanya
Selanjutnya, tak hanya dapat menjadi pelindung hari akhir, manfaat mengeluarkan zakat fitrah juga dapat mengampuni segala dosa-dosa yang telah dilakukan sebelumnya. Berbuat kebaikan dapat menambah pahala dan mengurangi dosa kita, atau bahkan menghapusnya. Rasulullah SAW bersabda, “Amal memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.” (Dalam HR. At-Tirmidzi dan An-Nasaa’i).

4. Membersihkan Hati dan Diri
Dengan membayar zakat fitrah, seorang muslim telah masuk ke dalam kelompok orang dermawan dan memisahkan diri dari kelompok orang-orang kikir. Tentu saja alasannya, jika seseorang sudah terbiasa memberi dalam bentuk apapun, seperti pengetahuan, uang, atau kebaikan, dirinya akan merasa lebih “lengkap” ketika telah memberikan sesuatu yang berarti untuk orang lain.

(mdk/nof)

Baca juga:
Amalan Pelebur Dosa di Bulan Ramadan, Jangan Sampai Merugi
35 Kata-kata Mutiara tentang Sedekah & Zakat Fitrah, Motivasi Berbagi di Hari Raya
Cara Niat Zakat Fitrah Lengkap Latin dan Artinya, Mudah Dibaca
Bacaan Zakat Fitrah Niat dan Doanya, Umat Islam Perlu Tahu
Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Artinya
Niat Zakat Fitrah untuk Keluarga, Perlu Diketahui

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami