7 Jenis Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Gigi, Perhatikan Menu Makan Anda

7 Jenis Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Gigi, Perhatikan Menu Makan Anda
Ilustrasi sakit gigi. ©Livestrong.com
JABAR | 2 Juni 2020 18:31 Reporter : Andre Kurniawan

Merdeka.com - Banyak yang menyarankan untuk menyikat gigi setelah makan atau minimal dua kali sehari untuk menjaga kesehatan gigi. Hal itu tidak salah dan memang harus kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Memiliki gigi yang baik tentu akan membuat momen makan Anda menjadi lebih nyaman bukan?

Namun, untuk menjaga gigi, tidak hanya dengan menyikat atau membersihkan gigi saja. Namun, kita juga harus memperhatikan jenis makanan yang kita konsumsi. Karena ada jenis makanan yang ternyata memiliki dampak buruk untuk gigi.

Berikut ini, kami lansir dari Healthline, beberapa jenis makanan yang buruk untuk kesehatan gigi Anda.

2 dari 8 halaman

Permen

ilustrasi permen

©Pixabay/stevepb

Jenis makanan pertama adalah permen. Permen sudah dikenal sebagai musuh bagi gigi. Apalagi jika permen tersebut memiliki tekstur kenyal. Tekstur yang kenyal membuat permen dengan mudah menempel pada gigi Anda untuk waktu yang lebih lama, sehingga mereka lebih cenderung menyebabkan kerusakan.

Jika Anda ingin mengonsumsi camilan manis, pilihlah satu kotak cokelat yang bisa dikunyah dengan cepat dan dibersihkan dengan mudah.

3 dari 8 halaman

Roti

006 tantri setyorini©2019 Merdeka.com/Pixabay

Jenis makanan yang kedua adalah roti. Saat Anda mengunyah roti, air liur Anda memecah pati menjadi gula yang nantinya berubah menjadi zat bergetah seperti pasta. Hal ini membuat roti menempel pada celah di antara gigi. Kondisi itu bisa menyebabkan gigi berlubang.

4 dari 8 halaman

Minuman Berkarbonasi

ilustrasi minuman bersoda©Pixabay

Jenis makanan yang ketiga adalah minuman berkarbonasi. Sebuah penelitian menemukan bahwa minum soda berkarbonasi dalam jumlah besar dapat merusak gigi Anda seperti menggunakan metamfetamin dan memecahkan kokain.

Soda berkarbonasi memungkinkan plak untuk menghasilkan lebih banyak asam yang menyerang enamel gigi. Jadi jika Anda minum soda sepanjang hari, pada dasarnya Anda melapisi gigi Anda dengan asam. Dan juga, hal itu akan mengeringkan mulut Anda, sehingga mengurangi air liur Anda.

5 dari 8 halaman

Es

ilustrasi es batu©Pixabay/PublicDomainPictures

Jenis makanan yang keempat adalah es. Es hanya mengandung air, sehingga dianggap tidak masalah jika mengunyah es.

Namun, menurut American Dental Association, mengunyah zat keras dapat merusak enamel dan membuat Anda rentan terhadap keadaan darurat gigi seperti gigi yang terkelupas atau patah.

Anda dapat menggunakan es untuk mendinginkan minuman, tetapi jangan mengunyahnya.

6 dari 8 halaman

Keripik Kentang

ilustrasi keripik kentang©Shutterstock

Jenis makanan yang kelima adalah keripik kentang. Keripik kentang merupakan camilan favorit bagi sebagian besar orang. Sayangnya, jenis makanan ini sarat dengan pati, yang menjadi gula yang bisa terperangkap di dalam dan di antara gigi sehingga dapat mengembangkan adanya bakteri.

Setelah Anda selesai makan makanan ini, Anda perlu membersihkan gigi untuk menghilangkan partikel yang terperangkap di gigi.

7 dari 8 halaman

Buah Kering

004 febrianti diah kusumaningrumShutterstock/StepanPopov 

Jenis makanan yang selanjutnya adalah buah kering. Anda mungkin berasumsi bahwa buah-buahan kering adalah camilan sehat. Asumsi tersebut tidak sepenuhnya salah, tetapi banyak buah-buahan kering, seperti aprikot, prem, ara, dan kismis, sangat lengket ketika dikunyah.

Buah-buahan ini akan terjebak dan menempel pada gigi dan celah-celah gigi dengan meninggalkan banyak gula. Jika Anda suka makan buah-buahan kering, pastikan Anda membilas mulut dengan air, dan kemudian sikat gigi setelah itu.

8 dari 8 halaman

Alkohol

ilustrasi minuman beralkohol©‚©©Shutterstock/Alexey Lysenko

Jenis makanan yang terakhir adalah alkohol. Kita semua tahu bahwa mengonsumsi alkohol tidak sehat. Ketika Anda minum alkohol, mulut Anda akan terasa kering. Mulut kering ini disebabkan karena kekurangan air liur.

Air liur sendiri sangat dibutuhkan untuk mencegah makanan menempel pada gigi Anda dan menyapu partikel makanan. Bahkan air liur juga membantu memperbaiki tanda-tanda awal kerusakan gigi, penyakit gusi, dan infeksi mulut lainnya.

(mdk/ank)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami