Mengenal Makanan Gajah Sumatera, Berikut Ciri-Cirinya

Mengenal Makanan Gajah Sumatera, Berikut Ciri-Cirinya
Ilustrasi gajah Sumatra. ©WWF-Indonesia/Supriyanto
JABAR | 11 Oktober 2021 19:15 Reporter : Novi Fuji Astuti

Merdeka.com - Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) merupakan salah satu spesies dari ordo proboscodea yang masih ditemukan. Gajah Sumatera merupakan satwa dilindungi yang populasinya semakin menurun dengan status terancam punah.

Habitat Gajah Sumatera dapat ditemukan di beberapa tipe hutan, yaitu hutan rawa, hutan gambut, hutan hujan dataran rendah dan hutan hujan pegunungan rendah dan tersebar di tujuh provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan dan Lampung.

Secara alamiah gajah membutuhkan areal yang luas untuk mencari makan dan memenuhi kebutuhan hidupnya. Gajah terbilang merupakan satwa yang sangat selektif dalam memilih habitat untuk mencukupi kebutuhan makan. Untuk menghindari terik matahari gajah selalu mempertimbangkan lokasi yang optimal, yaitu mencari makan dan menghabiskan waktu di hutan primer (terlindungi) pada siang hari dan keluar hutan bukaan (hutan sekunder) pada saat panas matahari telah berkurang.

Berikut makanan gajah Sumatera telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com dan programs.wcs.org pada Senin, (11/10/2021).

2 dari 3 halaman

Makanan Gajah Sumatera

Gajah Sumatera tergolong satwa terancam punah (endangered) dalam Red List Data Book IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources ). Satwa ini merupakan herbivora terbesar di Sumatera dengan makanan utamanya, yaitu bagian tumbuhan berkeping tunggal yang lunak, meliputi rumput-rumputan, daun, ranting, umbi-umbian dan kadang buah-buahan.

Setidaknya terdapat 69 spesies tumbuhan yang bisa dijadikan pakan gajah. Tumbuhan tersebut terdiri dari 29 kelompok rumput-rumputan dan 40 kelompok tanaman non rumput. Gajah sumatera diketahui lebih menyukai rumput-rumputan.

Efesiensi sistem pencernaan gajah sangat buruk. Hewan ini bisa membuang fesesnya setiap satu jam sekali. Tidaklah heran bila dalam sehari gajah Sumatera memerlukan makanan hingga 230 kg atau setara dengan 5-10% dari bobot tubuhnya.

Sedangkan untuk minum dibutuhkan 160 liter air setiap hari. Di musim kemarau gajah Sumatera bisa menggali air di dasar sungai yang mengering hingga kedalaman satu meter.

3 dari 3 halaman

Ciri-Ciri Gajah Sumatera

Gajah Sumatera memiliki ciri khas tertentu, terutama bila diamati dari bentuk fisiknya. Ciri-ciri gajah Sumatera secara umum adalah sebagai berikut:

  1. Bobotnya sekitar 3-5 ton dengan tinggi 2-3 meter.9
  2. Kulitnya terlihat lebih terang dibanding gajah Asia lain dan dibagian kupingnya sering terlihat depigmentasi, terlihat seperti flek putih kemerahan.
  3. Hanya gajah jantan yang memiliki gading yang panjang. Pada betina, kalaupun ada gadingnya pendek hampir tidak kelihatan. Berbeda dengan gajah Afrika di mana jantan dan betina sama-sama punya gading.
  4. Ciri mencolok lainnya ada pada bagian atas kepala. Gajah sumatera memiliki dua tonjolan sedangkan gajah Afrika cenderung datar.
  5. Kuping gajah Sumatera lebih kecil dan berbentuk segitiga sedangkan gajah Afrika kupingnya besar dan berbentuk kotak.10
  6. Gajah Sumatera memiliki 5 kuku di kaki bagian depan dan 4 kuku di kaki belakang.

(mdk/nof)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami