Anies Sebut Food Street di Pulau Reklamasi Tidak Berizin

JAKARTA | 11 Februari 2019 09:46 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan kawasan Food Street di Pulau D Reklamasi atau Pantai Maju Jakarta Utara tidak berizin. Hal itu diketahui dari laporan jajarannya.

"Menurut mereka tidak ada izin," katanya di kawasan Monas, Senin (11/2).

Dia mengungkapkan, seharusnya keberadaan 'warung' di Pulau Reklamasi itu sudah ditertibkan petugas. Meski demikian Anies enggan menjawab kapan penertiban akan berlangsung.

"Harusnya sudah ditertibkan," ungkapnya.

Sebelumnya, Anies mengaku enggan mengecek langsung keberadaan Food street di pulau yang sudah disegel Pemprov itu.

"Enggak usahlah. Food court masa saya datang langsung, tidak sepenting itu," ujarnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjelaskan, pihaknya telah memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah untuk mengecek izin dari aktivitas bisnis tersebut. Dia beralasan setiap jenis usaha di Ibu Kota harus mengantongi izin.

"Begitu ada pelanggaran, ada laporan, kita tindak," terangnya.

Sebelumnya, terdapat video yang beredar yang menunjukkan suasana Food Street di kawasan Pantai Maju saat malam hari. Beberapa kendaraan roda empat pun tampak parkir di depan ruko-ruko.

Para pengunjung juga tampak menikmati hidangan yang disajikan oleh beberapa penjual. Tak hanya itu, di area Food Street juga disediakan panggung musik yang menemani pengunjung.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Menikmati Kuliner di Food Street Pantai Maju
Teka-teki Pelepas Segel Pulau Reklamasi
Makan Malam di Pulau Reklamasi
Melihat Aktivitas di Pulau D Pasca Disegel Pemprov DKI
Sekda DKI soal Food Street di Pulau Reklamasi: Izinnya Sambil Berjalan
Anies Baswedan Ogah Kunjungi 'Food Street' di Pulau Reklamasi

(mdk/fik)