Dinkes DKI: Keterisian Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Capai 45 Persen

Dinkes DKI: Keterisian Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Capai 45 Persen
Ruang isolasi pasien Covid-19 di Jakarta. ©Liputan6.com/Faizal Fanani
JAKARTA | 26 Januari 2022 22:26 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Keterpakaian tempat tidur ICU rumah sakit rujukan Covid-19 pada laporan Rabu (26/1) sebesar 14 persen dan ruang isolasi sudah terpakai 45 persen. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, persentase tersebut masih dalam kemampuan DKI mengelola layanan fasilitas kesehatan.

"Untuk keterisian ICU itu 14 persen dan keterisian isolasi itu 45 persen," ucap Dwi melalui sambungan telepon, Rabu (26/1).

Dia mengatakan fasilitas kesehatan di DKI Jakarta masih sanggup melayani pasien Covid-19, meskipun persentase keterpakaian tempat tidur rumah sakit mencapai 60-70 persen. Pemprov DKI terus mengupayakan keterpakaian tempat tidur di rumah sakit tidak terus meningkat.

"Keterisian isolasi itu seperti dulu kita kan juga selalu pertahankan berusaha bisa di angka 60-70 persen, angka yang dianggap masih bisa dimanage dengan baik," ucapnya.

"Jadi saat ini dengan angka keterisian 45 persen relatif kondisinya masih cukup bisa dikendalikan," sambungnya.

Peningkatan keterpakaian tempat tidur rumah sakit rujukan Covid dipicu dengan peningkatan kasus aktif. Pada laporan Rabu (26/1) kasus aktif di Jakarta sebanyak 14.093 kasus, terdiri dari 12.483 pelaku perjalanan luar negeri dan 1.610 non pelaku perjalanan luar negeri.

Sedangkan untuk total kasus konfirmasi Omicron sebanyak 1.922 kasus, sebanyak 1.309 pelaku perjalanan luar negeri dan 613 non pelaku perjalanan luar negeri. (mdk/ray)

Baca juga:
Kasus Covid-19 Meningkat Drastis, Pemkot Tangerang Kembali Terapkan PJJ
Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Naik Jadi 38% dan ICU 13%
Pfizer Mulai Lakukan Uji Coba Klinis Vaksin Khusus Omicron
26 Januari 2022, DKI Jakarta Tambah 3.509 Kasus Covid-19
Update Kasus Covid-19 di Indonesia Per 26 Januari 2022

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami