Disdik DKI jamin tak ada pungutan liar saat UN

Disdik DKI jamin tak ada pungutan liar saat UN
Ilustrasi. merdeka.com/dok
JAKARTA | 10 April 2012 18:11 Reporter : Vincent Asido Panggabean

Merdeka.com - Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2011-2012 untuk tingkat SMU dan SMP sederajat segera digelar pertengahan April ini. Dinas Pendidikan DKI Jakarta menegaskan, segala biaya untuk pelaksanaan UN sudah ditanggung oleh pemerintah.

"Biaya untuk ujian nasional sudah ditanggung oleh pemerintah pusat dan juga oleh pemerintah daerah. Jadi semua peserta didik yang berada di kelas akhir itu dibebaskan dari biaya untuk mengikuti ujian nasional ini," kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, kepada wartawan, di Balai Kota, Jakarta, Selasa (10/4).

Taufik juga berharap, target kelulusan para siswa tahun ini bisa lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya. Yaitu pada kisaran 99 persen lebih.

"Kita juga berharap, rata-rata nilainya lebih tinggi dari pada tahun-tahun sebelumnya," ujar jelasnya.

Disdik juga memberi kemudahan untuk para siswa yang mempunyai kendala-kendala tertentu dan tidak bisa mengikuti UN. Misalnya, siswa yang tidak bisa ikut ujian karena harus dirawat di rumah sakit, maka akan didatangi oleh petugas.

"Untuk pelaksanaan kita tetap berlandaskan petunjuk operasional standart yang digunakan di ujian nasional ini. Mereka cuma punya dua pilihan, yaitu ujian utama atau ujian susulan. Kalau tidak ya sudah tidak ada lagi," tandas Taufik.

(mdk/lia)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami