Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Naik Jadi 38% dan ICU 13%

Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Naik Jadi 38% dan ICU 13%
Antrean ambulans di RSD Wisma Atlet. ©2021 Merdeka.com/Iqbal Nugroho
JAKARTA | 26 Januari 2022 20:49 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan tingkat keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) di Ibu Kota meningkat. BOR di Jakarta meningkat 5 persen menjadi 38 persen per Rabu (26/1).

"Update BOR ada peningkatan dari 33 sebelumnya, menjadi 38 persen," papar Riza di Jakarta, Rabu (26/1/2022).

Kasus sama juga ditemui pada keterisian ruang Intensive Care Unit atau ICU di rumah sakit. Peningkatan keterisian ruang ICU mencapai 2 persen.

"ICU ada peningkatan dari 11 persen jadi 13 persen," beber dia.

Riza menuturkan, dari total 3.853 tempat tidur di rumah sakit di Ibu Kota, 1.466 di antaranya sudah terisi. Sementara, total ada 628 ruang ICU dan terpakai 83 unit.

Kementerian Kesehatan melaporkan, penambahan 7.010 kasus Covid-19 disumbang oleh 31 provinsi dari total 34 provinsi di Indonesia. Sementara tiga provinsi tidak mencatat kenaikan kasus Covid-19, yakni Bengkulu, Gorontalo, dan Maluku Utara.

Ada tiga provinsi mencatat penambahan kasus Covid-19 tertinggi, yakni DKI Jakarta 3.509, Jawa Barat 1.619, dan Banten 1.133. (mdk/ray)

Baca juga:
Pfizer Mulai Lakukan Uji Coba Klinis Vaksin Khusus Omicron
26 Januari 2022, DKI Jakarta Tambah 3.509 Kasus Covid-19
Update Kasus Covid-19 di Indonesia Per 26 Januari 2022
Jika Jakarta PPKM Level 3, PTM 100 Persen Turun Jadi 50 Persen
Bupati Sleman Positif COVID-19, Ini Fakta Terbarunya

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami