Selama WFH, Sampah di Jakarta Berkurang 620 Ton Perhari

Selama WFH, Sampah di Jakarta Berkurang 620 Ton Perhari
JAKARTA | 9 April 2020 09:32 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta mencatat terjadinya pengurangan tonase sampah dari Jakarta menuju TPS Bantargebang rata-rata 620 ton per hari saat pandemi virus corona (Covid-19).

Kepala DLH DKI Jakarta Andono Warih menyatakan, penurunan itu disebabkan penerapan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah atas kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dimulai 16 Maret 2020.

"Jika dibandingkan dengan data rata-rata harian periode 1-15 Maret 2020 sebelum penerapan WFH dengan rata-rata tonase sampah 16-31 Maret 2020 setelah penerapan WFH," katanya seperti dilansir dari Antara, Jakarta, Kamis (9/4).

Menurutnya, penurunan aktivitas masyarakat berdampak juga terhadap berkurangnya timbunan sampah.

"Kebijakan bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah membuat sampah berkurang terutama dari sumber komersial, seperti hotel, mal, restoran, perkantoran, dan tempat wisata," katanya.

Andono mengimbau agar masyarakat lebih giat lagi melakukan pengurangan sampah, terlebih dengan kondisi seperti sekarang ini sebagian besar warga beraktivitas di rumah karena pandemi virus Corona (Covid-19). (mdk/fik)

Baca juga:
33 Ton Sampah Rumah Tangga Diangkat Petugas dari Lokasi Banjir Kramat Jati
Kisah Para Relawan Penjaga Masa Depan Ciliwung
Peringati HPSN, Anies Ajak Warga Kelola Sampah Mandiri
Underpass Kemayoran Penuh Sampah Akibat Banjir
TPA Cipayung dan Gunungan Sampah yang Menjulang
Pembersihan Sampah Danau Cincin

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Jatim Bersiap Jalani Kehidupan New Normal - MERDEKA BICARA with Khofifah Indar Parawansa

5