Kawanan Monyet di Gunungkidul Serang Kebun Kacang Warga, Ini Penampakannya

Kawanan Monyet di Gunungkidul Serang Kebun Kacang Warga, Ini Penampakannya
Ilustrasi Monyet Liar. Liputan6 ©2020 Merdeka.com
JATENG | 31 Maret 2022 14:08 Reporter : Shani Rasyid

Merdeka.com - Dalam hidup di muka bumi ini, manusia hidup berdampingan dengan makhluk hidup lainnya. Terkadang hubungan antara manusia dan makhluk hidup lain bisa menguntungkan manusia, tapi ada pula hubungan yang justru merugikan. Hal inilah yang terlihat dari hubungan antara warga desa di Gunungkidul dengan monyet-monyet yang tinggal di hutan tak jauh dari perkampungan penduduk.

Bahkan viral di media sosial bagaimana monyet-monyet itu berlarian menyeberang jalan menghindar dari kejaran penduduk. Sementara itu, terlihat kebun kacang hancur akibat serangan kawanan monyet.

Seperti diketahui monyet-monyet itu mengambil hasil pertanian warga padahal kacang di ladang itu hampir panen. Berikut selengkapnya:

2 dari 4 halaman

Semakin Sering Terjadi

kawanan monyet serang kebun kacang warga

©Instagram/@ceritagunungkidul

Melansir dari akun Instagram @ceritagunungkidul pada Kamis (31/3), tayangan video memperlihatkan kawanan monyet ekor panjang tampak menyeberang di jalanan Kalurahan Purwodadi, Tepus.

Diketahui mereka mengambil hasil pertanian yang hampir panen. Dalam caption video itu dijelaskan akhir-akhir ini konflik antara monyet dan manusia di sana semakin sering terjadi.

“Semoga BKSDA Yogya dan Pemkab Gunungkidul bisa membantu masyarakat,” tulis @ceritagunungkidul dalam caption-nya.

3 dari 4 halaman

Petani Merugi

kawanan monyet serang kebun kacang warga
©Instagram/@ceritagunungkidul

Merespons serangan kawanan monyet, warga sekitar langsung menuju ke ladang dengan membawa senapan. Namun telat, saat mereka di ladang, para monyet telah melarikan diri.

Dalam video itu tampak pula tanaman kacang yang rusak akibat serangan para monyet. Kejadian ini membuat para petani merugi karena tanaman kacang itu sebentar lagi akan memasuki masa panen. Raut muka kekecewaan tak bisa disembunyikan oleh para petani itu.

4 dari 4 halaman

Warganet Bela Monyet

kawanan monyet serang kebun kacang warga
©Instagram/@ceritagunungkidul

Video tersebut viral dan mengundang komentar warganet. Ada dari mereka yang mengatakan bahwa monyet-monyet itu sudah menjadi hama bagi petani. Sekalinya turun, mereka langsung menghabiskan banyak buah hasil petani yang telah diupayakan dengan jerih payah.

Namun sebagian besar warganet justru membela para monyet. Mereka mengatakan bahwa kawanan monyet itu nekat turun gunung karena habitat mereka yang telah dirusak manusia.

“Ulah manusia sendiri. Jangan salahkan mereka yang tak mengerti apa-apa. Makhluk hidup juga butuh makan,” tulis @fathynardi.

“Mungkin mau memasuki musim kemarau stok makanan mereka habis makanya turun gunung,” tulis @riyn_12.

“Semoga dari BKSDA Yogya dan pengelola hutan di Gunungkidul bekerja sama memulihkan hutan dengan ditanami buah-buahan sebagai sumber pangan kera ekor panjang. Agar mengurangi resiko konflik manusia dengan kera ekor panjang,” tulis @iswanto770.

 

Baca juga:
Buru Harimau Pemangsa Hewan Ternak Warga, BKSDA Jambi Pasang Kamera Pengintai
Puluhan Kera Serbu Pemukiman di Ciampea, Rusak Atap dan Gelantungan di Kabel Listrik
Sempat Dirawat karena Malnutrisi, Gajah Sumatera Usia 30 Tahun Akhirnya Mati
Tinjau Lahan Budidaya Tumpang Sari di Purwakarta, Maruf Amin Tanam Jagung dan Kedelai
Ketersediaan Bahan Baku Pupuk RI Masih Terjaga

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami