Sejarah Panitia Sembilan dan hasil perumusan Piagam Jakarta

PENDIDIKAN | 16 Juli 2016 10:00 Reporter : Dewi Ratna

Merdeka.com - Pernahkah kamu mendengar tentang Panitia Sembilan? Panitia Sembilan adalah sebuah panitia kecil yang dibentuk sebelum masa reses BPUPKI dimulai. Panitia Sembilan ini punya tugas untuk menyusun rumusan yang akan menjadi dasar negara sesuai dengan pandangan yang sudah dimiliki oleh para anggota BPUPKI.

Hasil kerja keras Panitia Sembilan ini membuahkan sebuah hasil, yaitu rumusan dasar negara. Muhammad Yamin memberi nama hasil rumusan ini dengan nama Piagam Jakarta.

Rumusan Piagam Jakarta ini berisi tentang:

  1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.
  2. (menurut) dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  3. Persatuan Indonesia.
  4. (dan) kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
  5. (serta dengan mewujudkan suatu) keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Perumusan terakhir dasar negara dilakukan di sidang kedua BPUPKI yang dilakukan pada tanggal 10 Juli 1945. Di sidang itu, mereka juga membahas tentang rancangan Undang-undang dan pembukaannya. Pembahasan dilakukan oleh sebuah Panitia Perancang UUD yang diketuai oleh Ir Sukarno dan beranggotakan banyak pahlawan lain seperti AA Maramis, Otto Iskandar Dinata, Agus Salim, Mr. Supomo, Mr Ahmad Subarjo, KH Wahid Hasyim, Mr. Latuharhary, Mr. Wongsonegoro, Mr RP Singgih dan Tang Eng Hoat.

Di tanggal 1 Juli 1945, Panitia Perancang UUD itu setuju bahwa isi pembukaan UUD akan diambil dari isi Piagam Jakarta. Panitia Perancang UUD juga membentuk Panitia Kecil Perancang UUD yang diketuai oleh Mr Supomo. Hasil rumusan panitia ini akan disempurnakan oleh Panitia Penghalus Bahasa. Nah, sekarang kamu sudah tahu tentang Panitia Sembilan dan hasil perumusannya. Sampai sekarang, hasil rumusan itu masih kita gunakan untuk pedoman sehari-hari. (mdk/iwe)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.