65 ASN dan Honorer di Palembang Kedapatan Ngemal Saat Jam Kerja

PERISTIWA | 9 Desember 2019 23:26 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Kedapatan sedang berada di mal saat jam kerja, 65 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan honorer diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumatera Selatan. Dari total itu, sebanyak 28 orang di antaranya adalah tenaga pendidik atau guru.

Kepala Satpol PP Sumsel Aris Saputra mengungkapkan, razia tersebut digelar di beberapa pusat perbelanjaan di Palembang, Senin (9/12). Hal ini berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 226 Tahun 2017 tentang Petugas Tindak Internal (PTI) dan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS serta UU ASN Nomor 5 Tahun 2015.

"Kita ingin budaya disiplin pegawai meningkat, ada rasa tanggung jawab terhadap pekerjaannya," ungkap Aris.

Aris menyayangkan sikap ASN dan honorer yang berpakaian dinas berkeliaran di tempat umum saat jam kerja. Bahkan, ada beberapa orang pegawai wanita yang membawa anak dan menggunakan sandal jepit belanja di mal.

"Apalagi ada 28 guru yang kita amankan. Bukannya mengajar di kelas malah asyik belanja di mal, mestinya mereka menjadi contoh," kata dia.

1 dari 1 halaman

Diberi Pembinaan

Menurut dia, ASN dan honorer yang terciduk akan diberikan pembinaan. Sementara sanksi akan diberikan atasan masing-masing berdasarkan surat peringatan dan pernyataan dari Pol PP.

"Kami bertugas hanya menjalankan undang-undang saja, untuk sanksi diserahkan ke instansi atau atasan masing-masing," pungkasnya. (mdk/eko)

Baca juga:
ASN Kabur Acara Pengajian, Wakil Walikota Serang Gembok Gerbang Pemkot
KPK Minta Gaji PNS Diselaraskan, Ini Jawaban Sri Mulyani
Wacana Tambah Libur ASN, Jangan Sampai Masyarakat Jadi Kelinci Percobaan
Membedah Wacana Libur Tambahan Untuk ASN
Ratusan Lowongan CPNS untuk Formasi Guru di Solo

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.