Aturan Larangan Mudik, 8 Titik Pintu Masuk ke Jatim akan Disekat Polisi

Aturan Larangan Mudik, 8 Titik Pintu Masuk ke Jatim akan Disekat Polisi
PERISTIWA » BANYUWANGI | 23 April 2020 15:19 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Polisi berencana menggelar operasi penyekatan wilayah di sejumlah titik di perbatasan Jawa Timur selama 37 hari. Operasi ini untuk mengantisipasi datangnya pemudik dari luar Jawa Timur.

Wadir Lantas Polda Jatim AKBP Pranatal Hutajulu mengatakan, kegiatan yang dinamakan "Operasi Ketupat 2020" ini akan digelar selama 37 hari, mulai Jumat (24/4) pukul 00.00 WIB hingga 31 Mei mendatang.

Dia menyebut, operasi kali ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. "Operasi dilakukan dalam rangka mendukung kebijakan presiden untuk larangan mudik masyarakat dan upaya pencegahan covid-19," ujarnya, Kamis (23/4).

Dia menambahkan, dalam operasi ini akan ada 8 titik penyekatan di jalur masuk Jawa Timur. Ke delapan titik itu antara lain perbatasan Tuban, Bojonegoro-Cepu, Ngawi-Mantingan-Sragen jalur biasa, Ngawi-Mantingan-Sragen jalur tol, Magetan-Larangan, Ponorogo-Wonogiri, Pacitan-Wonogiri, dan Pelabuhan Ketapang-Banyuwangi.

Dalam penyekatan ini, polisi juga akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan memisahkan kendaraan barang dan penumpang. "Kendaraan penumpang akan kita lakukan skrining. Jika bukan warga Jatim maka akan diminta kembali ke daerah asalnya," tegasnya.

Baca Selanjutnya: Dikonfirmasi apakah pemudik ber-KTP Jatim...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami