Cegah Corona, Ini Kerumunan Massa yang Bakal Dibubarkan Polri

Cegah Corona, Ini Kerumunan Massa yang Bakal Dibubarkan Polri
PERISTIWA | 25 Maret 2020 22:07 Reporter : Eko Prasetya

Merdeka.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan kriteria perkumpulan massa yang dapat dibubarkan oleh aparat keamanan setelah imbauan secara persuasif dan humanis. Hal ini dilakukan demi memutus rantai penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) di Indonesia.

"Kriteria perkumpulan massa yang dapat dibubarkan oleh kepolisian setelah imbauan adalah ā€ˇpertemuan sosial, budaya, keagamaan, dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan, serta kegiatan yang sejenis," kata Brigjen Argo saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Kegiatan kerumunan massa, seperti konser musik, pekan raya, festival, bazar, pasar malam, pameran, hingga resepsi keluarga, kata dia, juga bakal dibubarkan. Hal itu termasuk pula kegiatan olahraga, kesenian dan jasa hiburan, unjuk rasa, pawai, karnaval, serta kegiatan lainnya yang mengumpulkan massa.

Pembubaran kerumunan massa mengacu pada Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Covid-19.

Pemerintah telah mengimbau masyarakat bekerja, belajar, dan beribadah di rumah, serta menjaga jarak fisik dan menjaga pola hidup bersih dan sehat. Imbauan ini menyusul penyebaran penularan Covid-19 yang meningkat di Indonesia. (mdk/eko)

Baca juga:
PETA: Aktivitas Pasien Positif Corona di Jakarta
Pasien Positif Corona di Sukabumi Membaik, Ini 4 Faktanya
Pesta Jaranan dan Acara Pernikahan Warga di Jember Dibubarkan Polisi
Ketua BURT Minta Setjen DPR Batalkan Rapid Test Corona Untuk Anggota Dewan
Cak Imin Ajak Nyepi Cegah Penyebaran Virus Corona
Besok, Kabupaten Bekasi Mulai Rapid Test

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami