Demi Jemaah Haji, DPR Minta Pemerintah Dorong Sinovac Segera Urus EUL dari WHO

Demi Jemaah Haji, DPR Minta Pemerintah Dorong Sinovac Segera Urus EUL dari WHO
6 Juta Dosis Bulk Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia. ©2021 Merdeka.com/Rifa Yusya Adilah
NEWS | 20 April 2021 18:01 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Anggota Komisi IX Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay meminta pemerintah mendesak perusahaan China pemasok vaksin Sinovac ke Indonesia yakni Sinovac Biotech Ltd untuk segera mengurus Emergency Use Listing (EUL) dari WHO.

Sebab, menurutnya, Arab Saudi mengharuskan setiap jemaah haji dan umroh harus divaksin dengan vaksin yang telah memiliki EUL. Sehingga, hal ini sangat penting bagi jemaah haji dan umroh dari Indonesia yang terbesar di dunia.

"Sertifikat EUL ini kan penting. Minggu lalu, menteri agama menyebutkan bahwa Saudi sangat berkepentingan dengan persoalan vaksinasi ini. Mungkin ini terkait dengan masih merebaknya virus covid-19 di banyak negara," katanya, Selasa (20/4).

Saleh menyebut, pemerintah sangat layak menuntut agar Sinovac Biotech Ltd segera mengurus EUL tersebut. Sebab posisi Indonesia adalah pembeli. Sementara, penjual yang mesti mengurus persoalan pendaftaran maupun administrasi seperti itu.

Lebih lanjut, kata Saleh, konsumen dan pengguna vaksin Sinovac di tanah air juga tidak sedikit. Maka dari itu, perlu diperjelas terkait sertifikat EUL ini.

"Ini saya dengar malah pemerintah Indonesia yang memberikan perkiraan. Ada yang memperkirakan akan keluar di bulan April, ada juga yang menyebut di awal Mei. Tidak diketahui mana yang paling benar. Yang jelas, sampai hari ini belum keluar dan belum masuk dalam list WHO," tuturnya. (mdk/bal)

Baca juga:
Vaksinasi Diharapkan Tidak Bikin Lengah, Masyarakat Harus Tetap Terapkan Prokes
Pemerintah Daerah Diminta Segera Vaksinasi Covid-19 Para Pekerja Seni
Pemerintah Klaim Tak Ada Kendala Proses Vaksinasi Pekerja Pariwisata
Kotak Penyimpan Vaksin Karya Anak Bangsa Diminati Negara Afrika dan Amerika Latin
Pemerintah Proyeksikan Herd Immunity di Bali Terbentuk Pada Juni Mendatang
Pekerja Seni Mulai Disuntik Vaksin, Perekonomian RI Diyakini Segera Pulih

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami