Diancam Dipukul, Gadis Disabilitas Diperkosa Tukang Kredit hingga Hamil

Diancam Dipukul, Gadis Disabilitas Diperkosa Tukang Kredit hingga Hamil
Tukang Kredit Perkosa Gadis Disabilitas. Danny Adriadhi Utama
NEWS | 17 Februari 2022 03:32 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Petugas Satreskrim Polres Magelang menangkap RR (58) warga Salam, Magelang, karena memerkosa seorang penyandang disabilitas berinisial AS (25) hingga hamil. Aksi itu dilakukan di kediaman pelaku saat dalam keadaan sepi dan mengancam dengan dipukul bila tidak melayani.

"Korban mendapat perlakuan pelaku tidak senonoh. Setiap beraksi pelaku memaksa korban untuk melayani empat kali sejak bulan Januari, April, Juni dan Agustus 2020 hingga korban melahirkan anak," kata Kapolres Magelang AKBP Mochamad Sajarod Zakun, Selasa (15/2).

Kejadian berawal saat ibu korban meminta anaknya menjemput istri pelaku di rumahnya sudah tidak ada di rumah. Pelaku yang memanfaatkan situasi sepi, langsung menarik tubuh korban ke dalam kamar untuk disetubuhi.

"Korban langsung dibekap mulutnya. Karena korban ini menderita disabilitas jadi dimanfaatkan oleh tersangka sebab korban tidak tahu perbuatan itu pantas atau tidak," ujar dia.

2 dari 2 halaman

Kronologi Pemerkosaan Terungkap

Setelah disetubuhi korban diminta pelaku untuk tidak memberitahukan aksinya kepada orang lain. Kasus itu terungkap setelah ibu korban mengetahui perut AR membesar dan saat diperiksa ke Puskesmas diketahui bahwa korban tengah hamil.

Saat ditanya siapa yang telah menghamili, korban mengaku telah dilakukan oleh orang yang bekerja tukang kredit. Ibu korban yang terima atas perlakuannya langsung melaporkan kasus tersebut ke PPA Polres Magelang.

"Polisi yang menerima laporan korban langsung melakukan penyelidikan berupa pemeriksaan saksi korban didampingi pendamping disabilitas dan psikolog, dan tes DNA. Dari penyelidikan mengarah ke pelaku dan dilakukan penangkapan," jelasnya.

"Tersangka kini diancam dengan pasal 285 KUHP atau pasal 286 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun," pungkasnya.

Baca juga:
Mengenal Hukuman Restitusi, Hak Anak di Bawah Umur jadi Korban Pemerkosaan
P2TP2A Harap Jaksa Banding Vonis Herry Wirawan: Korban Ingin Hukuman Setimpal
Berkaca Vonis Herry Wirawan, ICJR Minta Skema Restitusi Korban Pemerkosaan Diperkuat
Pemuka Agama Diduga Perkosa Santri di Aceh Buron, Polisi Imbau Korban Lain Melapor
Hakim: Bayi dari Korban Pemerkosaan Herry Wirawan Dititipkan ke Pemprov Jabar
Tak Dihukum Mati, Herry Wirawan Divonis Penjara Seumur Hidup
Herry Wirawan Pemerkosa 13 Santriwati Divonis Penjara Seumur Hidup

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami