Dinkes Telusuri 1.300 Warga Kaltim yang Ikut Acara Ijtima di Sulsel

Dinkes Telusuri 1.300 Warga Kaltim yang Ikut Acara Ijtima di Sulsel
PERISTIWA » MAKASSAR | 25 Maret 2020 05:32 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Dinas Kesehatan Kalimantan Timur menelusuri 1.300 warganya yang sebelumnya jadi peserta Ijtima Dunia Zona Asia di Gowa, Sulawesi Selatan, 19-22 Maret 2020. Kegiatan itu akhirnya ditunda untuk mencegah sebaran Virus Corona atau Covid-19.

"Kami coba rekam itu semua, dari daftar manifes KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan), untuk kita lakukan tracing," kata Plt Kadinkes Provinsi Kaltim Andi M Ishak, di kantornya, Selasa (24/3).

Ishak menerangkan, lebih 1.000 orang itu diketahui berangkat menggunakan transportasi udara, dan laut. "Kita tracing dari penerbangan Makassar, terkait kegiatan Ijtima itu. Meski kegiatannya sendiri belum sempat berlangsung," ujar Ishak.

Ishak tidak menutup kemungkinan semua bakal masuk status orang dalam pemantauan (ODP) setibanya kembali di Kalimantan Timur.

"Kita lihat perkembangannya. Kalau dalam perjalanannya, mereka masuk ke daerah yang terjadi penularan Covid-19, mereka masuk ODP," ungkap Ishak.

Ishak menjelaskan, untuk di Samarinda, RSUD AW Syachranie bakal menambah kapasitas tempat tidur, untuk merawat PDP maupun positif terjangkit Covid-19, sebagai antisipasi bertambahnya pasien.

"Saat ini, ada 40 tempat tidur yang bisa digunakan. Ke depan, dikembangkan jadi 160 tempat tidur untuk isolasi dan PDP. Kalau yang di Asrama Haji Batakan, di Balikpapan, kami koordinasi dengan Kemenag," ucap Ishak. (mdk/noe)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami