Dokter Ini Dihukum 6 Bulan Penjara karena Tindakan Asusila terhadap Istri Rekannya

Dokter Ini Dihukum 6 Bulan Penjara karena Tindakan Asusila terhadap Istri Rekannya
Ilustrasi pengadilan. ©2014 Merdeka.com
NEWS | 26 Januari 2022 20:19 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang menyatakan Dody Prasetyo (31) yang mencampurkan spermanya ke makanan istri rekannya, terbukti bersalah melanggar pasal kesusilaan. Dokter ini dijatuhi hukuman 6 bulan penjara.

Hukuman itu dijatuhkan majelis hakim yang diketuai Gatot Sarwadi, Rabu (26/1). Mereka menyatakan Dody telah terbukti melanggar Pasal 281 KUHP tentang kesusilaan. Berdasarkan bukti dan fakta persidangan, perbuatan terdakwa telah terbukti memenuhi unsur yang didakwakan.

"Terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana asusila. Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 6 bulan," kata Gatot dalam sidang putusan, Rabu (26/1).

Seusai pembacaan vonis, terdakwa menyatakan pikir pikir. Begitu pula dengan JPU.

2 dari 2 halaman

Pendamping Korban Kecewa

Sementara itu, pendamping korban dari Legal Resource Center untuk Keadilan Jender dan Hak Asasi Manusia (LRC KJHAM), Nia Lishayati mengaku kecewa dengan vonis yang dijatuhkan majelis hakim.

"Dibilang puas atau cukup, korban tidak cukup, karena dampak luar biasa dan tidak sesuai dengan ini. Yang dialami korban 2 tahun ini cuma 6 bulan penjara. Harusnya putusan maksimal 2 tahun 8 bulan. Ini hanya 6 bulan," kata Nia.
Kasus ini belum inkrah karena terdakwa dan JPU menyatakan pikir-pikir. Bila mereka banding, Nia berharap Pengadilan Tinggi bisa memutuskan sanksi lebih dari 6 bulan penjara.

"Kami akan mengawal kasus ini karena belum inkrah, masih ada waktu pikir-pikir 7 hari. Kita akan lakukan koordinasi dengan JPU. Kalau banding, kita harap Pengadilan Tinggi Jateng memutus lebih dari 6 bulan," jelasnya.

Sebelumnya DP ditetapkan sebagai tersangka terkait penyimpangan seks yang dilakukannya. Dia melakukan onani dan memasukkan sperma ke makanan istri rekannya di kampus.

Penyimpangan itu diketahui korban bulan Oktober 2020 lalu, ketika korban memasang iPad untuk merekam kondisi ruang makan, karena beberapa kali tudung saji dan makanan berubah posisi. Setelah mengetahui aksi tersangka, korban trauma hingga mengalami gangguan makan. (mdk/yan)

Baca juga:
Polisi Ringkus Kakek Pelaku Asusila Terhadap Anak Berusia Empat Tahun di Tasikmalaya
Kasus Dugaan Asusila di Balikpapan, 4 Korban Melapor ke Polisi
Pesta Miras, 2 Prajurit TNI AD di Papua Diduga Lakukan Tindakan Asusila
Polisi Tangkap Pelaku Asusila Terhadap Anak Kandung di Ketapang
Kasus Asusila Meningkat Sepanjang Tahun 2021, Kejati Jabar Bentuk Tim Khusus
Viral Berbuat Asusila di Pinggir Jalan Kawasan Sunter, Sejoli Diamankan Polisi

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami