Dua Pelajar SMK Korban Meninggal Kebakaran Gedung Cyber Sedang PKL

Dua Pelajar SMK Korban Meninggal Kebakaran Gedung Cyber Sedang PKL
Pelayat Datangi Rumah Keluarga Korban Kebakaran Gedung Cyber. ©2021 Merdeka.com/Nur Fauziah
NEWS | 3 Desember 2021 13:55 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Dua korban tewas kebakaran di Gedung Cyber diketahui adalah siswa SMK Taruna Bhakti, Depok. Kedua korban, Seto Fachrudin (17) dan Muhammad Redzuan Khadafi (18), tengah menjalani praktik kerja lapangan (PKL) di PT Abinawa.

Wakil Kepala Sekolah SMK Taruna Bhakti Bidang Hubungan Industri, Tanzela mengatakan, Seto dan Zuan menjalani masa PKL selama enam bulan. Namun keduanya tidak masuk di waktu bersamaan.

Untuk Seto sendiri sudah memasuki hampir enam bulan dan akan segera selesai. Sedangkan Zuan menyusul setelah Seto.

“Seto lebih awal (masuk PKL). Kalau Zuan baru menyusul,” kata Tanzela, Jumat (3/12).

Dia mengungkapkan, pihak sekolah mengetahui dan memberikan izin kepada kedua siswa untuk menjalani PKL selama sekitar enam bulan. Namun naas di tengah perjalanan terjadi musibah yang menyebabkan kedua siswa tewas dalam kebakaran di Gedung Cyber.

“PKL itu sebagai program wajib jadi kita melaksanakan setiap tahun jadi ini bisa menjadi pembelajaran juga bagi siswa karena mereka bisa siap kerja,” pungkasnya.

2 dari 2 halaman

Sementara itu, Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan turun tangan menginvestigasi kebakaran yang terjadi di Gedung Cyber 1.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan mengatakan, proses penyelidikan sedang berjalan. Penyidik telah meminta keterangan sejumlah saksi pada Kamis kemarin.

"Iya (kami lakukan lidik). Beberapa saksi sudah diperiksa," kata dia dalam keterangannya, Jumat (3/12).

Ridwan menerangkan, kepolisian dalam hal ini ingin memastikan penyebab kebakaran. Ridwan menyebut, tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri juga ikut ambil bagian dalam mengusut kasus ini selain dari Satuan Reskrim.

"Ya betul (ada juga tim labfor)," terang dia.

Kebakaran dilaporkan ke petugas pemadam pada pukul 12.35 WIB Kamis (2/12). Petugas Gulkarmat DKI menemukan tiga orang dalam keadaan tak sadarkan diri di lantai 2 ruang server. Dua orang meninggal karena terlalu banyak menghirup asap.

Baca juga:
Dua Korban Kebakaran Gedung Cyber Siswa SMK di Depok
Pascakebakaran, Pengelola Gedung Cyber Evaluasi Kondisi Kaca
Pengelola Pastikan Alarm Berfungsi Saat Kebakaran Gedung Cyber
Polisi Olah TKP Kasus Kebakaran di Gedung Cyber 1 yang Menewaskan 2 Orang
Data Center Pendaftaran IMEI Smartphone Turut Terdampak Akibat Kebakaran Gedung Cyber
Hari Ini Gedung Cyber Beroperasi Usai Kebakaran Tewaskan 2 Orang
Gedung Cyber I Kebakaran, Perlukah Perangkat IIX Dipindahkan?

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami