Formula E Tak Dihentikan Meski Ada Corona, Sandi Ingatkan Keselamatan Masyarakat

Formula E Tak Dihentikan Meski Ada Corona, Sandi Ingatkan Keselamatan Masyarakat
PERISTIWA | 7 Maret 2020 16:02 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra, Sandiaga Uno menilai harus didahulukan keselamatan masyarakat dibanding mementingkan satu event semata. Hal itu menanggapi penyelenggaraan Formula E di Jakarta yang tetap akan berjalan, kendati wabah virus corona mulai merebak di Indonesia.

"Kita harus pantau. Karena kepentingannya adalah kepentingan bangsa dan negara, kepentingan masyarakat. Kita harus dahulukan keselamatan kita," ujar Sandiaga di Jakarta, Sabtu (7/3).

Sandiaga berkaca pada beberapa event internasional yang dibatalkan penyelenggaraannya karena virus corona. Seperti Tokyo Marathon yang dibatalkan untuk pelari umum dan hanya membuka untuk pelari profesional. Pengalamannya, beberapa kegiatan yang dia diundang juga batal karena antisipasi keselamatan pesertanya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan, tidak bisa mementingkan satu event saja. Tetapi harus dilihat dampaknya secara luas mengingat ada wabah virus corona.

"Jadi kita enggak boleh mementingkan satu event saja. Tapi kita lihat keseluruhan bagaimana dampaknya dan kita pantau terus penanganannya," kata Sandiaga.

Dia turut mengingatkan supaya semua pihak tidak lengah dalam penanganan corona. Karena, di Indonesia kasusnya bertambah dari temuan awal.

"Kita harus sama-sama bergandengan tangan. Jangan dijadikan kesempatan ajang saling menyalahkan," ucap Sandiaga.

1 dari 1 halaman

Panitia Belum Berencana Batalkan Formula E

Panitia Penyelenggara Formula E Jakarta belum membatalkan penyelenggaraan balap mobil listrik itu yang rencananya akan digelar di Monas, pada Juni 2020 mendatang.

Menurut Director of Communication and Sustainability Formula E Jakarta Felicia Idama, pihaknya hingga kini masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengambil langkah tepat demi kepentingan dan kebaikan bersama.

"Jumat tadi malam (6/3), (penyelenggara) berkomunikasi intensif bersama para pemangku kepentingan memantau situasi terkait Covid 19. Hal ini guna memastikan kepentingan keselamatan bersama sebagai prioritas," ujarnya dalam keterangan pers, Sabtu (7/3).

Felicia mengatakan, berdasarkan pantauan terakhir hingga Jumat (6/3) Covid 19 di seluruh dunia menyentuh angka 98.370 kasus. Setelah Cina, di urutan berikutnya Korea Selatan kemudian Italia.

Peningkatan ini signifikan dibanding pantauan tiga hari sebelumnya pada Selasa (3/3) yakni di angka 90.428 kasus menurut data yang dirangkum Johns Hopkins CSSE.

Menurut Felicia, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (29/2) menyatakan risiko Covid 19 sangat tinggi di dunia. Dalam sepekan berjalan, status ini masih pada posisi yang sama dan terus diwaspadai termasuk di Indonesia.

"Kami sangat memerhatikan kondisi ini sehingga menjadi pertimbangan-pertimbangan penting terhadap Jakarta E-Prix," lanjut Felicia.

Felicia mengatakan, pihaknya terus memonitoring semua kebijakan yang diambil pemerintah terkait Covid 19 ini. Komunikasi dengan dinas kesehatan Pemerintah Provinsi DKI juga terus dilakukan.

"Kepedulian masyarakat luas dan stakeholders yang disampaikan kepada kami dalam bentuk masukan-masukan melalui berbagai medium komunikasi menjadi pertimbangan kami yang terus dikomunikasikan dengan FEO untuk mengambil langkah terbaik," kata Felicia.

Menurut Felicia, sejauh ini, event Formula E yang dibatalkan akibat wabah Covid 19 adalah Sanya E-Prix di Cina yang dijadwalkan digelar pada 21 Maret 2020.

"Sementara itu perhelatan terdekat adalah Rome E-Prix di Roma, Italia pada 4 April 2020. Walau Italia adalah negeri dengan jumlah korban dan warga terinfeksi terbesar di Eropa, namun sejauh ini Rome E-Prix masih masuk dalam kalender penyelenggaraan ABBFIA Formula E Championship musim 2019-2020," kata dia.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Fachrur Rozie (mdk/eko)

Baca juga:
Tak Masalahkan Rugi, DPRD DKI Minta Formula E Dibatalkan Karena Ada Corona
Perhelatan Formula E Tunggu Perkembangan Virus Corona di Indonesia
Virus Corona Masuk Indonesia, DPRD DKI Sarankan Anies Batalkan Formula E
Tanggapan DPRD DKI soal Ombudsman akan Panggil Penanggung Jawab Revitalisasi Monas
Ombudsman DKI Akan Panggil Pemprov Terkait Revitalisasi Monas dan Formula E
Panitia Formula E: Hasil Uji Pengaspalan Formula E di Monas Memuaskan
Tim Asistensi Komrah: Pemprov DKI Belum Penuhi Syarat Gelar Formula E di Monas

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami