Gladi Posko, 828 Petugas Haji Digembleng Cara Tangani Jemaah Sakit hingga Tersasar

Gladi Posko, 828 Petugas Haji Digembleng Cara Tangani Jemaah Sakit hingga Tersasar
828 Petugas Haji Digembleng Cara Tangani Jemaah Sakit hingga Tersasar. ©2022 Merdeka.com
NEWS | 21 Mei 2022 13:02 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Sebanyak 828 calon petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) Arab Saudi menggelar gladi posko di Asrama Haji, Pondok Gede, hari ini, Sabtu (21/5). Gladi posko dilakukan dalam rangka simulasi integrasi semua bidang tugas baik di daerah kerja (daker) Madinah, Makkah dan Bandara.

Kepala Subdit Bina Haji Ditjen PHU Kementerian Agama, Suvianto mengatakan gladi posko digelar untuk melihat bagaimana para satuan kerja mulai dari kesehatan, katering, transportasi, akomodasi dan lain-lain di sektornya benar-benar melakukan fungsi dan tugasnya sesuai arahan saat bimbingan teknis selama sepekan terakhir.

"Sehingga paham dengan tugasnya, melakukan pergerakan dan bersinergi dengan semua sektor sehingga layanan itu mencerminkan fungsi dia di sektor saat berada di Saudi melayani jemaah," kata Suvi kepada wartawan, Sabtu (21/5).

Diakui Suvi, masa bimbingan teknis petugas PPIH tahun 2022 sangat singkat. Tetapi dia sangat berharap, semua petugas PPIH benar-benar menjalankan perannya secara baik sehingga pelayanan, pembinaan dan perlindungan benar-benar diberikan secara maksimal pada jemaah.

Baik jemaah gelombang satu yang tiba di Madinah, maupun gelombang kedua yang di Makkah. Hingga sampai prosesi puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina pada 8 Dzulhijjah sampai 13 Dzulhijjah.

Suvi menambahkan, mayoritas petugas PPIH tahun ini juga belum pernah bertugas di Tanah Suci. Kondisi tersebut memang menjadi tantangan tersendiri. Dia sangat berharap petugas yang telah berhaji atau minimal pernah ke Tanah Suci ikut berkontribusi membagikan pengalaman dan pendampingan pada rekannya yang belum sehingga memberikan gambaran bagaimana tugas di lapangan.

Terlebih saat seluruh jemaah haji berada di Armuzna. Sebab pada proses inilah butuh energi tingkat tinggi.

"Ekspektasi jemaah sangat tinggi apalagi setelah pandemi. Itu sebabnya kami bekerja keras untuk memberikan pemahaman-pemahaman pada petugas di sektor," jelasnya.

Berikan Gambar Masalah di Lapangan

Dalam gladi posko ini, panitia memberikan contoh masalah yang diperankan figuran. Contoh masalah dimaksud berupa kendala-kendala yang umumnya terjadi saat melayani jemaah di Tanah Suci dan bagaimana petugas menyikapinya.

"Seperti masalah kehilangan uang, terpisah dari rombongan atau tersesat," tutup Suvi.

Tampak saat gladi posko, setiap satuan kerja mendapati masalah seperti jemaah sakit setibanya di Tanah Suci, terlibat adu argumen dan lainnya.

Untuk diketahui, delapan ratus petugas PPIH Arab Saudi adalah gabungan dari Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan. (mdk/rhm)

Baca juga:
Bertemu Menteri Saudi, Menag Yaqut Bahas Kesiapan Penyelenggaraan Haji
Menag Pastikan Fasilitas Jemaah Haji RI di Saudi Sesuai Standar
Pemerintah Tak Berangkatkan Calon Jemaah Haji Belum Terdaftar Vaksinasi Lengkap
Menag Cek Kesiapan Layanan Jemaah Haji di Arab Saudi: Siap dan Sesuai Standar
Asrama Haji Donohudan Tampung 15.305 Jemaah dari Jateng, Berangkat Awal Juni
40 Hotel Disiapkan untuk Jemaah Haji RI, Tersebar di Lima Wilayah Arab Saudi

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami