Ini Penyebab Angka Kecelakaan saat Mudik Lebaran 2022 Turun Drastis

Ini Penyebab Angka Kecelakaan saat Mudik Lebaran 2022 Turun Drastis
Arus Mudik Lebaran 2022 di Terminal Kampung Rambutan. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah
NEWS | 24 Mei 2022 15:55 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Menhub Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa angka kecelakaan saat mudik lebaran 2022 menurun drastis. Menurut Budi, angka kecelakaan saat mudik lebaran turun 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Jadi kecelakaan itu turun 40 persen bahkan meninggal dunia turun 72 persen. Jadi satu angka yang sangat signifikan jumlah kecelakaan," kata Budi saat menggelar konferensi pers tentang evaluasi mudik lebaran 2022 bersama Menko PMK Muhadjir Effendy di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (24/5).

Budi mengatakan, ada dua faktor penyebab penurunan angka kecelakaan saat mudik lebaran menurun. Pertama pemudik yang menggunakan motor menurun drastis.

Selain itu, kata Budi, menurunnya penggunaan bus wisata sebagai kendaraan mudik. Menurut Budi, selama ini penggunaan bus angkutan wisata yang memakai bus bekas Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang digunakan secara individual sulit terlacak kondisi sopir dan bus tersebut.

"Satu karena berkurangnya motor dan terima kasih pada pengguna motor karena memang kita melakukan imbauan dan juga kita mengimbau kepada Polda, Dishub melakukan low improvement terhadap bus-bus wisata," kata Budi.

2 dari 2 halaman

Evaluasi Mudik Lebaran 2024 Hasilnya Sangat Memuaskan

Menko PMK Muhadjir Effendy sebelumnya menjelaskan, ada 6 parameter mudik lebaran yang menjadi konsen Presiden Joko Widodo (Jokowi). Seluruh faktor yang ditentukan tersebut berjalan dengan baik.

6 Parameter jadi fokus perhatian penanganan mudik yakni, tata kelola lalu lintas, pengendalian Covid-19, ketersediaan bahan pangan, bahan bakar, terakhir booster.

"Alhamdulillah dari 6 indikator, variabel itu semua tercapai sangat memuaskan," jelas Muhadjir saat konferensi pers, Selasa (24/5).

Muhadjir menambahkan, angka Covid-19 usai lebaran juga cenderung menurun. Capaian vaksinasi booster sebagai syarat mudik meningkat.

"Angka kecelakaan mengalami penurunan. Di samping itu, insiden tempat tujuan wisata mengalami penurunan drastis bahkan bisa dikatakan nol angka fatal," kata Muhadjir.

Muhadjir hanya menggarisbawahi insiden yang terjadi di Kenjeran Park, Jawa Timur. Perosotan di wahana air roboh. Akibatnya, 16 orang luka.

"Alhamdulillah tidak satupun meninggal," jelas dia.

Baca juga:
Menko PMK: Evaluasi Mudik Lebaran 2022 Hasilnya Sangat Memuaskan
Mudik Lebaran 2022 Kerek Pendapatan Tol Hingga 28,1 Persen
Perkembangan Transportasi dan Infrastruktur Dukung Suksesnya Mudik 2022
Menhub Budi: Pembayaran Santunan Kecelakaan Turun 50 Persen saat Mudik 2022
Survei SMRC: 47 Persen Warga Memenuhi Persyaratan Mudik 2022
Lapor Jokowi, Menko PMK Sampaikan Kasus Kecelakaan Mudik 2022 Turun 11%
Peningkatan Mobilitas Masyarakat Saat Mudik Dorong Pemulihan Ekonomi

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini