Jokowi Hadiri Puncak Peringatan Harganas 2022 & Dialog dengan Petani Sawit di Sumut

Jokowi Hadiri Puncak Peringatan Harganas 2022 & Dialog dengan Petani Sawit di Sumut
Kunjungan Jokowi di Indramayu. ©2021 Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden/editorial Merdeka.com
NEWS | 7 Juli 2022 06:17 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melanjutkan rangkaian kunjungan kerja hari kedua di Provinsi Sumatera Utara, Kamis (7/7). Jokowi dijadwalkan akan menghadiri Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 Tahun 2022.

Berdasarkan siaran pers Sekretariat Presiden, Jokowi akan mengawali kunjungan kerja hari kedua dengan mengunjungi Pasar Petisah Kota Medan.

Dia akan membagikan sejumlah bantuan sosial bagi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan para pedagang.

Selepas itu, Jokowi direncanakan meninjau Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Kampung Baru, Kota Medan. Di lokasi itu, dia bakal berdialog dengan perwakilan petani sawit.

Selanjutnya, Jokowi akan beranjak menuju Lapangan Merdeka, Kota Medan, untuk menghadiri Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 Tahun 2022.

Siang harinya, Jokowi diagendakan menuju Pusat Pasar, Kota Medan untuk kembali menyerahkan sejumlah bantuan sosial. Jokowi juga akan meninjau bedah rumah panggung di Kecamatan Belawan, Kota Medan.

Selesai seluruh rangkaian acara, Jokowi akan menuju Pangkalan TNI AU Soewondo, Kota Medan, untuk kemudian lepas landas ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Sebelumnya, Jokowi melihat sejumlah infrastruktur di Kabupaten Nias Sumatera Utara, Rabu 6 Juli 2022. Dia meninjau Jalan Nasional Lingkar Nias dan Jembatan Idano Sibolou di Kabupaten Nias Barat.

Dalam penjelasannya, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatra Utara, Brawijaya mengatakan bahwa pihaknya akan menangani jalan sepanjang 24 kilometer pada tahun 2023. Jalan tersebut merupakan bagian dari Jalan Lingkar Nias yang menghubungkan kota dan kabupaten di Pulau Nias.

"Selain itu, kita juga akan melakukan penanganan dari Kota Gunungsitoli menuju ke Nias Barat, Lahomi menuju ke Sirombu. Ini adalah jalan provinsi sebetulnya, pemutihan," jelasnya dikutip dari siaran pers.

Sementara itu, Jembatan Idano Sibolou yang memiliki panjang 50 meter telah selesai dibangun pada 2021 lalu. Jembatan tersebut dibangun dengan anggaran Rp13,74 miliar.

Pembangunan infrastruktur konektivitas di Pulau Nias sendiri selain bertujuan untuk membuka keterisolasian wilayah barat dan utara Nias, juga untuk mengurangi kemiskinan ekstrem.

Untuk diketahui, sejumlah kabupaten di Pulau Nias ditetapkan sebagai daerah tertinggal sesuai Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2020 dan juga tergolong daerah dengan kemiskinan ekstrem.

Untuk mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem, pemerintah kemudian menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Pembangunan infrastruktur ini merupakan salah satu upaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mendukung hal tersebut.

Reporter: Lisza Egeham/Liputan6.com (mdk/rhm)

Baca juga:
Jokowi dan Iriana Beli Sate, Buah hingga Bagikan Bantuan di Pasar Petisah Medan
Prabowo Mau jadi Anak Buah Jokowi: Enggak Presiden, Lumayan Sekarang Menhan
Pembangunan Infrastruktur di Nias Buka Isolasi dan Kurangi Kemiskinan Ekstrem
Kunjungi Pasar Alasan di Nias, Jokowi Belanja Pisang Rp50 Ribu
Jokowi Yakin Proyek Jalan Nasional di Nias Selesai Tahun Depan
Draf Final RUU KUHP Pasal Penghinaan: Presiden & Wapres yang Melapor, Bisa Tertulis

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini