Kisah Persahabatan Ryamizard & Prabowo, Jungkir Balik Digembleng di Lembah Tidar

PERISTIWA | 24 Oktober 2019 16:48 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Pucuk pimpinan di Kementerian Pertahanan berganti. Presiden Joko Widodo menunjuk mantan rivalnya di Pemilihan Presiden lalu, Prabowo Subianto menjadi menteri pertahanan menggantikan Ryamizard Ryacudu.

Dua tokoh Angkatan Darat (AD) sudah mengenal sejak menempuh pendidikan di Akabri (sekarang Akmil). Prabowo dan Ryamizard merupakan jebolan tahun 1974. Ryamizard pensiun dengan pangkat jenderal, sedangkan Prabowo letnan jenderal (Letjen).

"Saya mengenal Pak Ryamizard itu sudah puluhan tahun. Kita dulu taruna bersama-sama di Lembah Tidar, digembleng sama-sama. Saya kenal beliau, semangatnya tidak jauh dengan saya. Sangat merah putih. Sampai dikatakan kalau pak Ryamizard hatinya dibelah, yang keluar merah putih," kata Prabowo di Kemenhan, Kamis (2/10).

Ketua Umum Partai Gerindra itu merasa bangga dan berjanji akan melanjutkan apa yang sudah dirintis Ryamizard dan mencari terobosan baru. "Tugas yang diberikan presiden ke saya adalah untuk ikut membantu, memperkuat TNI. Supaya kita bisa semuanya menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI," tuturnya.

Menurut Prabowo, Ryamizard akan terus mengabdi serta menyuarakan cintanya terhadap tanah air. "Terima kasih Pak Ryamizard. Saya yakin Pak Ryamizard akan terus berperan, mengabdi di tempat baru," imbuhnya.

1 dari 1 halaman

Ryamizard: Prabowo Prajurit Sejati

Ryamizard sendiri merasa lega menyerahkan jabatannya ke Prabowo. Dia pun menceritakan bagaimana perjuangan ketika sama-sama menjadi prajurit.

"Pak Prabowo dari awal masuk diplonco sampai jungkir balik sama-sama, sekarang sama-sama lagi, jadi Alhamdulillah apa tugas ini pasti saya yakin dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Beliau adalah seorang prajurit, prajurit sejati," tegasnya.

Setelah ini, mantan kepala staf Angkatan Darat era Presiden Megawati ini mengaku akan tetap mengabdi kepada bangsa.

"Kalau orang banyak mewakafkan tanahnya untuk masjid atau rumah sakit, tapi saya, saya wakafkan nyawa saya untuk negara dan bangsa ini. Jadi sampai kapanpun kita akan berbakti pada bangsa dan negara," tandasnya. (mdk/did)

Baca juga:
Keluarga Peristiwa Semanggi Sebut Jokowi Jauh dari Sila Ke-2 Pancasila
Gerindra Sebut Pemulangan Rizieq dan Prabowo Jadi Menhan Tidak Relevan
Ryamizard Ryacudu Resmi Serah Terima Jabatan Menhan ke Prabowo Subianto
YLBHI: Keberpihakan Jokowi di Periode Kedua Terhadap Isu HAM Lemah
Penyambutan Menhan Prabowo Sebelum Sertijab di Kementerian Pertahanan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.