Media Sosial Dimanfaatkan untuk Lapak Jual Beli Narkoba

Media Sosial Dimanfaatkan untuk Lapak Jual Beli Narkoba
PERISTIWA | 10 Februari 2020 04:04 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Media sosial dimanfaatkan sebagai sarana jual beli narkoba. Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya meminta penyedia platform media sosial maupun penyedia jasa toko daring untuk memblokir akun yang ditengarai menjual narkotika dan obat/bahan berbahaya (narkoba).

"Kita akan kerja sama dengan provider dari LINE, maupun dari Instagram dan Facebook untuk pemblokiran akun tersebut," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Herry Heryawan di Jakarta, Minggu (9/2). Seperti dilansir Antara.

Tidak hanya menutup lapak jual bali narkoba. Polisi juga melacak akun-akun tersebut. Polisi meminta bantuan Kemenkominfo. Salah satu jenis narkoba yang dijual di media sosial adalah tembakau Gorila.

"Mudah-mudahan semua jaringan ini dapat kita ungkap," sambungnya.

Herry mengingatkan masyarakat untuk memahami dampak negatif dari tembakau gorila ini terutama masyarakat di daerah terpencil. Karena sasaran utama jaringan ini adalah konsumen di daerah terpencil.

"Saya harap masyarakat khususnya di tempat-tempat terpencil itu bisa memahami, karena pasar yang paling potensial ini di daerah-daerah pedesaan, agar dapat memahami dampak atau akibat negatif dari tembakau sintetis ini," ujarnya.

Kepada Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Yusri Yunus menjelaskan efek tembakau gorila adalah tembakau yang dicampur dengan berbagai bahan kimia yang berbahaya sehingga efeknya sangat merusak, bahkan lebih parah dari ganja biasa.

"Efek sampingnya paling utama dari tembakau gorila ini adalah membuat tidak sadar, kadang koma, kadang seperti zombie, mual-mual muntah, kejang-kejang, nyeri dada dan yang paling parah adalah menimbulkan perilaku agresif, serta gangguan perilaku yang sangat parah. Ini dampak dari tembakau gorila," ujarnya. (mdk/noe)

Baca juga:
Kode Penyelundupan Sabu 35Kg di Riau: Cincin Berlian dan Batu Alam
VIDEO: Polisi Gerebek Apartemen di Surabaya Tempat Produksi Ganja Sintetis
TKI Ilegal dari Malaysia Bawa 2 Kilogram Sabu ke Tanjung Balai
20 TKI Ilegal dari Malaysia Diamankan, 2 Kedapatan Bawa Sabu
13 Tersangka Diringkus Terkait Ganja Sintetis, 1 Masih DPO
Ratusan Pengunjung Positif Narkoba, Izin Diskotek Golden Crown Glodok Dicabut

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami