Menag Berduka Buya Syafii Berpulang: Indonesia Kehilangan Guru Bangsa

Menag Berduka Buya Syafii Berpulang: Indonesia Kehilangan Guru Bangsa
Menag Yaqut Cholil Qoumas. ©Antara/HO - Kemenag
NEWS | 27 Mei 2022 12:03 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas mengatakan Indonesia telah kehilangan guru bangsa atas wafatnya mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif di Yogyakarta, Jumat pagi.

"Satu lagi teladan dan tokoh Indonesia wafat, almarhum Buya Syafii Ma'arif. Indonesia kehilangan guru bangsa," kata Yaqut Cholil Qoumas melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (27/5).

Yaqut menyampaikan rasa berduka yang mendalam atas wafatnya Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii. Dia mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima Allah SWT.

"Doa terbaik untuk almarhum, semoga diterima amal ibadahnya dan senantiasa mendapat limpahan rahmat dari Allah," katanya.

2 dari 2 halaman

Tokoh yang Memberi Inspirasi

Di mata Yaqut, Buya Syafii tidak hanya intelektual, tapi juga sosok ulama. Buya Syafii menginspirasi banyak orang, termasuk dirinya, dalam konsistensi membela kebenaran, menjaga NKRI, serta merawat kerukunan umat beragama.

"Meninggalnya ulama adalah musibah yang tak tergantikan, dan sebuah kebocoran yang tak bisa ditambal. Wafatnya ulama laksana bintang yang padam,” ujar Yaqut mengutip salah satu hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Imam al-Tabrani dan al-Baihaqi.

"Selamat jalan Buya. Kami akan melanjutkan semangat juang Buya untuk membangun Indonesia," pungkasnya seperti dilansir Antara. (mdk/yan)

Baca juga:
Buya Syafii Sosok yang Selalu Dibutuhkan Presiden
30 Kata-kata Buya Syafii Maarif, Sosok Guru Bangsa yang Sederhana
Buya Syafii Maarif Meninggal Dunia, Ini Kisah Perjalanan Hidupnya
Buya Syafii Mengajarkan Banyak Hal, Tetap Sederhana Meski Jabatan Mentereng
Buya Syafii Akan Disemayamkan di Masjid Gedhe Kauman

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami